Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Panglima TNI: Gelar Pasukan Fokus di Perbatasan
Kamis, 09 Juni 2005 | 11:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengungkapkan, kebijakan gelar pasukan TNI akan lebih difokuskan di wilayah perbatasan. Hal itu untuk menunjukan keseriusan klaim wilayah yang berbatasan dengan negara tetangga dan meminimalisir terjadinya kejahatan lintas nasional, seperti pembalakan hutan dan pencurian ikan.

"Disepakati rencana pembangunan postur TNI lebih pada peningkatan alutsista Angkatan Laut dan Angkatan Udara, sedangkan Angkatan Darat akan meningkatkan komando kewilayahan di daerah perbatasan dan rawan konflik," tulis Panglima dalam laporan tertulis yang dibacakan Kepala Staf Umum TNI, Marsekal Madya Wartoyo di Komisi Pertahanan DPR, Kamis (9/6).

Selama ini, menurut Panglima, TNI menghadapi kendala cukup serius selain karena keterbatasan alat utama sistem senjata (alutsista) dan infrastruktur yang memadai, daerah yang diamankan juga cukup luas. "Pulau terpencil tidak memadai untuk gelar pasukan, karena tidak adanya cukup air (untuk minum dan mandi), dan sumber daya lain," paparnya. Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kanan) berbincang-bincang dengan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal TNI Endriartono Sutarto saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kanan) berbincang-bincang dengan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal TNI Endriartono Sutarto saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Endriartono Sutarto dan Ng Yat Chung
Endriartono Sutarto dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pakai Atribut dan Fasilitas TNI, Dipecat
Panglima TNI : Mau Perang Pakai Pisau Dapur?
Panglima TNI: Ada Peningkatan Jumlah GAM
Tim Evaluasi Darurat Sipil Aceh Dibentuk
PanglimaI: Reformasi TNI Bukan Agar AS Cabut Embargo
AS Siap Bantu Pengamanan Selat Malaka
Panglima: Industri Strategis Pertahanan Harus Diproteksi
Militer Indonesia-Singapura Pererat Kerjasama
Panglima Tetap Izinkan TNI Aktif Dicalonkan
Mabes TNI Kirim Tim Khusus ke Perbatasan Timor Leste
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Pergantian Panglima TNI
Profil Endriartono Sutarto

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Mitsubishi Luncurkan MC CARD
DPRD Siantar BerhentikanWali Kota dan Wakilnya
Harga Listrik Tanjung Jati di Atas US$ 4,3 Sen
Taksi Terbakar di Jalan MT Haryono
Presiden Diminta Beri Sanksi Heru Lelono

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data