Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menteri Luar Negeri :Kedubes dan Konsulat Tak Akan Ditutup
Selasa, 07 Juni 2005 | 22:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda menyatakan, tidak akan menutup kantor kedutaaan besar ataupun semua konsulat di Australia, terkait teror pengiriman serbuk di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. "Kami akan juga menghitung derajat ancaman, sejauh perlindungan dari Australia bisa bekerja tanpa merugikan keamanan staf kita, kita teruskan membuka karena, kan, tugas konsulat memberi perlindungan kepada warga kita,"ujar Wirajuda usai menghadiri sidang kabinet, Selasa (7/6).

Menurut Menteri Wirajuda, jika Kedubes dan Konsulat RI ditutup akan merugikan Indonesia, terutama warga RI yang berada di Australia. "Kecuali menutup Kedubes dua hari saat terjadi teror, karena ada potensi ancaman yang ril,"katanya.

Staf Kedubes, menurut Wirajuda tetap masih bisa bekerja melalui kediaman duta besar RI yang tidak jauh dari kantor Dubes. Secara politik, Perdana Menteri Australia John Howard, sudah merespon dan meminta maaf atas kejadian ini. Begitu pula tokoh-tokoh oposisi di Australia. Pemerintah Indonesia menghargai respon yang cepat dari Australia baik dalam bentuk bantuan pengungkapan atau pendeteksian, juga dalam respon politik.

Kasus yang terjadi KBRI, menurut Wirajuda, tidak mengganggu hubungan kedua negara. "Dari peristiwa ini, kita saksikan sesungguhnya derajat kematangan hubungan bilateral kita, bahwa dari kelompok masyarakat ada reaksi negatif,"katanya. Wirajuda mengaku tidak terganggu, tidak terintimidasi. "Karena itu kontak-kontak langsung dibangun, respon di tingkat pemerintah juga memadai,"katanya.

Sunariah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard  di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812] Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]
Presiden Soeharto dan John Howard
Robert Hill
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penanganan Teror di Bawah Menteri Polkam
Penahanan Ba'asyir Diperpanjang
TPM Menggugat Hamid Awaluddin
RI-Australia Kecam Teror Surat KBRI di Canbera
Kedutaan RI di Canberra Dinyatakan Aman
Kedutaan RI di Canberra Kembali Diteror
Polda Metro Jaya Standarkan Pengamanan
Penjara Cipinang Tolak Bebaskan Ba'asyir
Polisi Tetapkan Satu Lagi Pelaku Utama BomTentena
Abu Bakar Ba'asyir Bebas?
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Badan Intelijen Negara
Majelis Mujahidin Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data