Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mulyana Desak KPK Usut Kasus Suap Lainnya
Senin, 06 Juni 2005 | 02:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tersangka kasus penyuapant kepada staf Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Mulyana W. Kusumah, mendesak KPK mengusut kasus suap lainnya setelah perkaranya dilimpahkan ke pengadilan. “Segera bongkar kasus penyuapan itu,” kata dia dalam siaran pers yang dibacakan anaknya Gita Sintayana di Jakarta kemarin (5/6).

Mulyana menuntut agar anggota DPR, pegawai BPK, Departemen Keuangan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diduga menerima dana haram diperiksa. Sesuai penuturan Kepala Biro Keuangan KPU Hamdani Amin sebagian dana gelap yang dikumpulkan telah dibagikan kepada anggota DPR sebesar Rp 520 juta, BPK senilai Rp 350 juta, Departemen Keuangan US$ 67 ribu dan anggota KPU sebesar US$ 105 ribu.

Erry Riyana Hardjapamekas, Wakil Ketua KPK, mengatakan akan mempertimbangkan desakan Mulyana untuk mengusut orang-orang yang diduga menerima dana haram itu. "Bagaimanapun juga desakan berbagai elemen masyarakat menuntut hal yang serupa," kata dia.

Mengenai permohonan penangguhan atau pengalihan status tahanan yang ditolak KPK, pakar kriminologi Universitas Indonesia ini mengatakan menghormati keputusan itu. "Saya akan kembali mengajukan permohonan di persidangan," ucapnya.

KPK sebelumnya menjawab permohonan Mulyana dengan memperpanjang masa penahanannya selama 20 hari. Status penahanannya juga tidak diubah. Dia diharuskan mendekam di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat demi kepentingan penyidikan.


edy can

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung dalam pendaftaran verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 17 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K20A/171/2003; 20030917] KOTAK SUARA HASIL PEMILU TAHUN 1999, JAKARTA TAHUN 1999   [BERNARD CHANIAGO; 27D/206/99; 990807].
Akbar Tandjung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Berkas Kasus Mulyana Dilimpahkan ke Penuntut
Pertengahan Juni Mulyana Disidang
Mulyana Bantah Terima Rp 4,6 Miliar Dari Rekanan
KPK Bantu Penyidikan Korupsi APBD Bali
KPK Panggil Hamid Begitu Tiba di Tanah Air
Rusadi Utang Dana Taktis KPU
Dugaan Korupsi Dana Kemanusiaan Poso Dilaporkan
Taufik Tangani Sewa Gedung KPUD
Mulyana Minta Perkaranya Segera Disidang
Komisi Antikorupsi Periksa Tiga Anggota KPU
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi
Partai Demokrat
Partai Keadilan
Partai Golkar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data