Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengamat: Reformasi Polri Sulit Dilakukan
Minggu, 05 Juni 2005 | 16:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kriminolog Erlangga Masdiana mengatakan reformasi Polri sebagai polisi sipil sulit dicapai karena sifat brutal dan militeristik sudah terintegrasi dan menjadi budaya dalam institusi kepolisian.

Erlangga menanggapi riset The Indonesian Human Right Monitor (Imparsial) Mei 2005 dengan tema "Praktik Brutalitas Polisi di Masa Transisi Indonesia".

Menurut Erlangga, sifat brutal dan militeristik tersebut sudah mendarah daging di tubuh Polri dan secara struktural terpengaruh pula oleh apa yang ditanamkan sebelumnya. "Jangan harap polisi berubah dalam waktu cepat," ujarnya pada Tempo, Minggu (5/6).

Ada lima hal yang menurut Erlangga perlu diperhatikan jika Polri serius melakukan perubahan, yaitu fungsi kepemimpinan institusi Polri, adanya tekanan yang cukup dari luar lingkungan Polri, kesadarn dari institusi mengenai kebutuhan adanya paradigma baru dalam menjalankan fungsi polisi sipil, adanya infrastruktur yang mendukung dalam mempercepat proses perubahan tersebut, dan adanya penggerak ekonomi yang cukup bagi para personel Polri, seperti gaji dan anggaran.

Lima hal tersebut, ujar Erlangga, berlaku pula bagi institusi pengawas polisi yang kini sedang dibentuk, yakni Komisi Kepolisian.

astri wahyuni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara/ pasukan anti huru hara/ PHH Kostrad berjaga-jaga saat protes badan eksekutif mahasiswa/ BEM se Indonesia di depan Istana Negara, Jakarta, 12 Maret 2001.  Foto: Bernard Chaniago/ TEMPO. Massa PDI pro Megawati Soekarnoputri duduk di depan deretan polisi anti huru hara/ PHH saat mimbar bebas di depan kantor PDI Jalan Diponegoro, Jakarta, 1996 [ Dok. TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/387/1996; 20010228].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapolri Minta Makbul Tangani Kasus Munir
Kabareskrim Mabes Polri yang Baru, Makbul Padmanegara
Kapolda Sulsel Bantah Terlibat Korupsi
Polisi Tangkap Enam Tersangka Utama
Penyidik : Pekan Depan Berkas Pollycarpus P21
Kapolri Persilahkan BPK Audit Lembaganya
Polisi Duga Bom Tentena Terkait Dengan Azahari
Kapolri Tinjau Lokasi Ledakan di Tentena
Korban Bom di Tentena Jadi 19 Orang
Polisi Bantah Melampaui Wewenang BI
> selengkapnya...


Referensi

Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Obama: Mimpi Amerika Dapat Menjadi Satu
Jusuf Kalla Cek PT Pindad dan PT Dirgantara
Rp 1,22 Triliun Duit Timor Diambil Pemerintah
Poverty Difficult to be Reduced
Law Ignores Women’s Health

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data