|
Kedutaan Amerika Kembali Peringatkan Ancaman Bom
Jum'at, 03 Juni 2005 | 13:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta kembali mengingatkan warganya tentang kemungkinan adanya serangan bom. Dalam situs kedutaan negara itu, disebutkan bahwa "ekstrimis" merencanakan pengeboman lobi hotel-hotel di Jakarta yang sering dikunjungi orang Barat.
"Kedutaan telah mempelajari bahwa sejak 1 Juni 2005 ada rencana pengeboman oleh para ekstrimis," demikian siaran yang dirilis hari ini di http://www.usembassyjakarta.org.
Menurut situs itu, serangan akan dilakukan pada siang hari. Namun, tidak diketahui tanggal pasti serangan. "Juga tidak ada informasi soal waktu dan cara mereka menyerang," demikian disampaikan Kedutaan Amerika, sembari mengingatkan warganya untuk segera mendaftarkan dirinya ke kantor kedutaan di Jakarta, serta konsulat di Surabaya dan Bali.
Pekan lalu, Amerika juga menutup kantor-kantor diplomatiknya di Indonesia setelah menerima "ancaman yang tidak terperinci". Penutupan itu dilakukan bersamaan dengan lawatan Presiden Yudhoyono ke Washington.
Kedutaan Amerika baru dibuka kembali Kamis pekan lalu, meski tetap mengingatkan warga Amerika untuk menghindari kunjungan ke Indonesia. Budi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
![Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS), Ralph L Boyce memberikan kata sambutan dalam uji coba pemeriksa/ detektor sidik jari yang diluncurkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS di acara peragaan proses pemeriksaan visa biometrik di Kedutaan Besar (Kedubes) AS, Jakarta, Senin, 09 Februari 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040209]](/hg/photostock/2005/01/18/s_SM04020905_high_thumb.jpg) |
| Ralph L Boyce dan Azyumardi Azra
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|