|
"Pesan Berbakteri" di Kedutaan RI Berbahasa Indonesia
Kamis, 02 Juni 2005 | 12:40 WIB
TEMPO Interaktif, Sydney: Surat yang dikirimkan bersama serbuk putih ke Kedutaan RI di Canberra, Australia, ternyata berbahasa Indonesia. Penyelidik dari negara itu kini sedang menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris untuk mengetahui motif sang pengirimnya.
Menurut situs Forbes.com, bingkisan yang membuat Kedutaan RI ditutup itu dikirim dari negara bagian Victoria. "Terjemahan surat itu akan segera bisa diketahui," kata Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer.
Koran-koran di Australia menyebutkan, surat itu bertulisan "pesan-pesan kebencian" dan "caci maki anti-Indonesia". Aksi ini berhubungan dengan reaksi masyarakat Australia atas vonis 20 tahun bagi Schapelle Corby, yang dinyatakan berasalah membawa 4,1 kilogram mariyuana, oleh Pengadilan Negeri Denpasar, pekan lalu.
Kamis ini, kantor Kedutaan RI tetap ditutup. Namun, tadi malam, 46 stafnya yang semula diisolasi di dalam gedung sudah diizinkan pulang. Mereka dilaporkan sehat, tapi sebelumnya mereka sempat didekontaminasi terlebih dulu. Budi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812]](/hg/photostock/2005/03/28/s_FJ04081238_high_thumb.jpg) |
![Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]](/hg/photostock/2005/03/28/s_Robert Hill 2_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto dan John Howard
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|