|
Bom Poso
Polisi Tangkap Enam Tersangka Utama
Rabu, 01 Juni 2005 | 20:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi menangkap lagi enam tersangka ledakan bom di Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Menurut Direktur I Keamanan dan Transnasional Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Brigjen Pranowo Dahlan, keenam orang itu ditangkap Selasa malam berdasar keterangan tersangka lain. Namun, dia menolak menyebutkan identitas mereka. “Namanya sedang didalami,” kata Pranowo yang saat dihubungi malam ini berada di Poso.
Wakil Kepala Polda Sulawesi Tengah Komisaris Besar Sukirno di Palu mengatakan, enam orang yang ditangkap di perbatasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, itu diduga sebagai pelaku utama bom Tentena. Mereka ditangkap tanpa perlawanan.
Ia menduga, keenam orang tersebut merupakan kelompok pelaku kerusuhan di Mamasa, Sulawesi Barat. Tempat mereka ditangkap, Desa Pandajaya, Kecamatan Pamona Selatan, pada April 2004 lalu polisi menangkap seorang tersangka pelaku kerusuhan Mamasa.
Dua bom yang meledak di kawasan Pasar Tentena, Poso, Sabtu lalu, menewaskan 21 orang dan melukai 53 orang lainnya.
Hingga sekarang, aparat keamanan mengawasi setiap warga yang hendak melintasi Kota Poso. Pengendara dari Kota Palu menuju Kota Poso harus melewati tiga kali pemeriksaan, yakni di perbatasan Kabupaten Parigi Moutong-Poso di Desa Tumora, kemudian di Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir, dan terakhir di Kelurahan Moengko, Poso Kota. Polisi menggeledah setiap kendaraan yang lewat dan memeriksa identitas penumpangnya.
Polres Kota Palu juga memperketat penjagaan dengan melakukan razia setiap malam di jalan-jalan serta hotel dan penginapan. Usai ledakan bom di Tentena, Kota Palu dilanda ancaman bom, antara lain di Gereja Bala Keselamatan, Jalan Hasanuddin, Gereja Advent, Jalan Pattimura, dan Gereja Anugerah, Masomba. (Darlis/Erwin Daryanto)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|