Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kedutaan RI di Canberra Diteror Serbuk Kimia
Rabu, 01 Juni 2005 | 13:56 WIB

TEMPO Interaktif, Canberra: Sebuah bingkisan misterius yang dikirimkan ke Kedutaan RI di Canberra, Australia, ternyata berisi serbuk kimia. Segera setelah kiriman itu ditemukan, Kedutaan langsung ditutup.

Sebanyak 22 staf Kedutaan diisolasi selama paling tidak 48 jam sejak bingkisan itu dipastikan berisi zat kimia yang belum teridentifikasi jenisnya. Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer langsung mengutuk siapapun pengirimnya. "Aksi itu tidak akan membantu kasus Corby," kata dia di depan anggota parlemen.

Schallpe Corby adalah gadis 27 tahun warga Australia yang dihukum 20 tahun penjara di Pengadilan Negeri Denpasar, pekan lalu. Ia dinyatakan terbukti membawa mariyuana ilegal sebanyak 4,1 kilogram.

Downer menjelaskan, uji laboratorium lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui jenis serbuk kimia itu. Di Kedutaan, mobil pemadam kebakaran dan ambulans disiagakan. Polisi juga terus menyisir gedung Kedutaan, sejak bingkisan ditemukan pada 10.30 waktu setempat (6.30 WIB).

Kepolisian Federal Australia meminta para staf untuk terus berada di dalam Kedutaan selama proses uji sampel bahan kimia. Tentu saja, para staf itu panik karena mereka tidak diberi tahu bahwa bingkisan berisi zat kimia. Mereka juga tidak diberi tahu bahwa mereka harus terus berada di dalam gedung selama 48 jam.

Downer juga meminta publik Australia untuk menghentikan serangan kepada Indonesia pascavonis Corby. "Saya tahu banyak orang Australia kecewa dengan putusan kasus Corby," tuturnya. SMH/Budi S

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard  di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812] Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]
Presiden Soeharto dan John Howard
Robert Hill
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Australia Siapkan Pengacara untuk Corby
Downer Sarankan Corby Minta Grasi
Jaksa Agung Tutup Kemungkinan Pertukaran Tahanan
Belum Ada Draft Pertukaran Tahanan Indonesia-Australia
Jaksa Agung Ingin Corby Dihukum Seumur Hidup
20 Tahun dan Denda Rp 100 juta Buat Corby
Corby Dominasi Media Massa Australia
Saksi: Nelayan Indonesia Dibakar, Bukan Terbakar
RI Minta Australia Tingkatkan Penjagaan Kantor Diplomatik
RI-Australia Jajaki Pertukaran Tahanan
> selengkapnya...


Referensi

UU Nomor 1 tahun 1999 tentang Pengesahan Perjanjian Antara RI-Australia Mengenai Bantuan Timbal Balik Dalam Masalah Pidana

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data