Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Chusnul Mulai Diperiksa KPK
Senin, 30 Mei 2005 | 21:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Chusnul Mariyah anggota KPU diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)sebagai saksi dalam kasus dana rekanan di lembaga itu. Ia dimintai keterangan seputar pengadaan telepon seluler, masalah acara syukuran Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin dan uang Rp 100 juta yang digunakan untuk pembayaran jasa pengacara.

Chusnul mengaku tidak tahu masalah penggunaan dana terkait ketiga masalah tersebut. "Semua penggunaan dana menjadi beban sekretariat,"kata M. Rahman Marasabessy, pengacara Chusnul Mariyah di Jakarta, Senin (30/5).

Menurut Rahman, mengenai penggunaan dana Rp 100 juta yang digunakan membayar pengacara untuk mengurus perseteruan dengan pengamat telematika KMRP Roy Suryo, sepenuhnya diatur oleh kesekretariatan KPU. Pengacara Mira Stefani yang ditunjuk untuk mendampingi Chusnul, diurus oleh Sussongko Suhardjo Pelaksana Harian Sekjen KPU. "Karena masalah ini dianggap kasus dinas,"ujarnya.

Uang Rp 100 juta itu dibayarkan kepada Mira Stefani untuk satu kali mendampingi Chusnul di Polda Metro Jaya. Selain Mira, menurut Rahman, Chusnul juga pernah didampingi Yosef Badeoda sebanyak 2 kali.

Mengenai masalah pengadaan telepon genggam bagi anggota KPU, menurut Rahman, merupakan hasil keputusan rapat pleno. Chusnul tidak menerima telepon genggam merek Nokia seri 9210I itu. "Ditaruh di meja lalu diserahkan ke relawan KPU,"kata Rahman.

Pengadaan telepon genggam itu, menurut Rahman, bukan berasal dari dana taktis seperti yang disampaikan Kabiro Keuangan KPU Hamdani Amin. Pengadaan telepon genggam itu diurus oleh pihak kesekretariatan.

Sedangkan mengenai masalah acara syukuran atas diberikannya gelar Profesor Kehormatan kepada Nazaruddin Sjamsuddin dari Monash University diakui idenya berasal dari Chusnul dan Valina Singka Subekti. Acara syukuran itu disepakati oleh rapat pleno, namun pelaksanaannya diserahkan kepada Sussongko.

Apakah ada pos anggaran untuk melakukan acara syukuran itu? Rahman mengakui tidak ada. "Dana bagi acara yang dilangsungkan di KPU itu, sepenuhnya diurus oleh Sussongko,"kata Rahman.

Rahman menyatakan, kliennya, Chusnul kemungkinan masih akan dimintai keterangan seputar pengadaan logistik di KPU terkait posisinya sebagai Ketua Divisi Logistik. Menurutnya, kliennya akan ditanyakan seputar informasi teknologi, pengadaaan kertas, kotak suara dan distribusi surat suara.

Edy Can

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung dalam pendaftaran verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 17 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K20A/171/2003; 20030917] KOTAK SUARA HASIL PEMILU TAHUN 1999, JAKARTA TAHUN 1999   [BERNARD CHANIAGO; 27D/206/99; 990807].
Akbar Tandjung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Aries Djaenuri , Pejabat Baru Sekjen KPU
DPR Belum Terima Draf Perpu Penggantian Anggota KPU
KPK Tolak Keluarkan Nazaruddin dari Tahanan
Mulyana Akan Adukan Pengacara Sussongko ke Polisi
Sutiyoso Minta Ketua KPUD Jakarta Dicekal
Kalla: Pergantian Anggota KPU Tak Tergesa
Ramlan Mengaku Tak Terima Dana Taktis KPU
KPK Kejar Aliran Dana Rekanan KPU
KPK Jemput Hamdani Guna Pemeriksaan Lanjutan
Mulyana Tolak Dinonaktifkan
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi
Partai Demokrat
Partai Keadilan
Partai Golkar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data