|
Pemerintah Australia Siapkan Pengacara untuk Corby
Senin, 30 Mei 2005 | 16:40 WIB
TEMPO Interaktif, Sydney: Pemerintah Australia merekrut pengacara untuk membantu proses banding Schapelle Corby, gadis asal Queensland yang dipenjara 20 tahun karena kedapatan membawa 4,1 kilogram mariyuana di Denpasar, Bali. Mereka menyatakan yakin, Corby tidak bersalah.
Dua pengacara disiapkan dengan sietem pro bono alias tanpa membayar biaya honor. John Davies, salah satu pengacara yang disiapkan dan telah bertemu pembela Corby di Bali, menyatakan, ada indikasi pengadilan di Denpasar tidak berjalan dengan adil.
"Dari yang saya lihat pada jalannya persidangan, bukti-bukti yang ada tidak cukup komprehensif. Saya menjadi sakit perut mengetahui seseorang yang mungkin tak bersalah dihukum di penjara Kerobokan," kata Davies kepada radio ABC.
Setelah diputuskan bersalah, Jumat pekan lalu, Corby memiliki waktu 14 hari untuk mengajukan banding. Jaksa yang sebelumnya menuntut hukuman seumur hidup kemungkinan besar juga akan mengajukan langkah hukum serupa.
Kendati hukuman Corby jauh lebih ringan daripada terdakwa kasus narkotika lain yang biasanya dihukum mati, kasus ini memancing protes yang luas di Australia. Sejumlah kalangan bahkan menyerukan boikot untuk pergi ke Bali, tempat tujuan wisata utama warga negara itu. AFP
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812]](/hg/photostock/2005/03/28/s_FJ04081238_high_thumb.jpg) |
![Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]](/hg/photostock/2005/03/28/s_Robert Hill 2_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto dan John Howard
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|