|
RI-Vietnam Sepakat Perangi Terorisme
Senin, 30 Mei 2005 | 14:28 WIB
TEMPO Interaktif, Hanoi: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Vietnam Tran Duc Luong sepakat untuk bekerjasama melawan terorisme dan kejahatan internasional. Hal itu diungkapkan dituangkan dalam perjanjian yang diteken kedua pemimpin negara di Hanoi, Vietnam, Senin (30/5).
"Pada bidang keamanan, kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama kami pada pemberantasan kejahatan transnasional, terorisme, dan perompakan di laut," kata Yudhoyono kepada pers seusai penandatanganan perjanjian. Pada perjanjian yang diteken, kedua negara juga sepakat untuk bekerja sama pada bidang pendidikan.
Yudhoyono menambahkan, Indonesia dan Vietnam juga mempererat hubungan pada bidang militer, industri pertahanan, pendidikan, serta pelatihan dan pertukaran pejabat.
Luong menyatakan, "kami sepakat untuk menugaskan menteri luar negeri masing-masing dan pejabat pemerintah lainnya guna mempererat kerja sama."
Tidak ada penjelasan tentang isi perjanjian secara rinci. Kedua presiden hanya memberi penjelasan, dan menolak menerima pertanyaan wartawan.
Yudhoyono tiba di Hanoi, Sabtu (28/5) malam, setelah melawat ke Amerika Serikat. Isu terorisme mewarnai kunjungan Presiden di Vietnam ini, karena pada Sabtu pagi bom meledak di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah, yang menewaskan 20 orang. AFP
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|