Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

LSM Minta Audit Peredaran Senjata di Poso
Senin, 30 Mei 2005 | 13:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sejumlah lembaga swadaya masyarakat, yakni PBHI, Kontras, Elsham, dan Poso Crisis Center, menuntut pemerintah secara sungguh-sungguh mengaudit peredaran senjata dan bahan peledak oleh TNI dan Polri di Poso, Sulawesi Tengah.

Menurut mereka, banyak ditemukan senjata, mesiu, dan bahan peledak beredar gelap di wilayah itu. "Selama ini pengungkapan kasus-kasus hanya bersifat simbolik saja," kata M. Arfiandi Fauzan, Sekretaris Badan Pengurus PBHI, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/5).

Ia menilai, aparat serius hanya ketika terjadi peristiwa. Namun, satu-dua pekan setelahnya adem-ayem lagi. Ia lalu menunjuk daftar panjang persoalan yang ditangani Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah sejak 1998-2005 tapi ternyata tidak ada penjelasan penyelesaiannya.

Pemerintah, kata Arfiandi, juga tidak pernah mengungkapkan jaringan yang terlibat dalam kasus-kasus bom sebelumnya. Padahal, ada dugaan aparat terlibat memasok logistik kepada teroris. "Pernah ada kasus yang ditangani PBHI yakni kasus Tengku Ismadi, yang ternyata mendapatkan bahan peledak dari Kostrad Cilodong," ujarnya. Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mayat korban ledakan bom yang ditemukan lagi di lokasi  asrama yayasan kesejahteraan mahasiswa Aceh (YKNA) Iskandar Muda,  kawasan Manggarai, Jakarta, 11/05/2001 ( TEMPO/ Rini PWI).  Polisi tim Gegana polda Metro Jaya menyisir bom yang diperkirakan masih ada di lokasi ledakan di sebuah rumah jalan Cikoko Barat III No. 23 RT. 03/RW. 05, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital I
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kalla Yakin Pelaku Bom Tentena Segera Ditangkap
Ketua DPR Minta Kapolda Sulawesi Tengah Diganti
Azahari Dituding Dalangi Bom Tentena
Kalla: Azahari Di Balik Bom Poso
Penjagaan Bandara Cengkareng Diperketat
Wapres: Teroris Kembali Masuk Poso
Pemerintah Janji Ungkap Bom Tentena
Presiden: Saya Kembali Bila Tak Teratasi
Kalla Batal Kunjungi Lokasi Ledakan
Rapat Polkam Bahas Bom Tentena
> selengkapnya...


Referensi

Ledakan di Jakarta 2003
Paketan Bom di Indonesia
Teror Bom di Indonesia (Beberapa di Luar Negeri) dari Waktu ke Waktu
Tim Relawan: Korban Biasanya Orang Kecil
Jejak Langkah Azahari
Jamaah Islamiyah
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data