Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

LSM Minta Kapolri Nonaktifkan Kapolda Sulteng
Sabtu, 28 Mei 2005 | 18:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Polri Jenderal Da’i Bachtiar diminta untuk segera menonaktifkan Kepala Polda Sulawesi Tengah, Brigjen Ariyanto Sutadi terkait peristiwa peledakan bom di Tentena, Sabtu (28/5) pagi. Aryanto harus mempertangungjawabkan keamana di kabupaten Poso.

"Selanjutnya perlu dilakukan audit atas kinerja aparat penegak hukum di Poso," kata Haris Azhar dari Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) dalam konferensi pers yang digelar bersama dengan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KONTRAS) dan LPSHAM Sulteng, di kantor Kontras, Jakarta (28/5).

Menurut tiga lembaga non pemerintah ini, pengeboman di Tentena menandakan kegagalan aparat kemananan. Lokasi tempat peledakan dua bom , di Pasar Tentena dan Gedung BRI sangat berdekatan dengan Polsek Tentena yang ditempuh dalam 3-5 menit dengan berjalan kaki.

"Selain itu seharusnya aparat keamanan dapat melakukan tindakan preventif karena sebelumnya telah berkembang isyu akan meledak sembilan bom," kata M. Arfiandi dari LPSHAM Sulteng.

Selama ini, kata Arfiandi, aparat keamanan dinilai hanya melakukan kegiatan simbolik pengamanan berupa penempatan pos-pos polisi dan TNI, tapi tanpa penyelesaian substansi permasalahan. "Sampai saat ini tidak ada pelaku-pelaku kekerasan di Poso yang dianggap harus bertanggung jawab," ujarnya. Kalau pun ada, lanjut dia, orang bersangkutan akan dilepas karena tanpa bukti kuat.

Peledakan bom di Tentena ini dianggap sebagai upaya pemeliharaan kekerasan di Poso dalam tujuh tahun terakhir. "Pemerintah harus segera menghentikan berbagai rekayasa yang bertujuan memelihara kekerasan dan menggagalkan upaya rekonsiliasi," kata Usman Hamid koordiantor Kontras. Yuliawati

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mayat korban ledakan bom yang ditemukan lagi di lokasi  asrama yayasan kesejahteraan mahasiswa Aceh (YKNA) Iskandar Muda,  kawasan Manggarai, Jakarta, 11/05/2001 ( TEMPO/ Rini PWI).  Polisi tim Gegana polda Metro Jaya menyisir bom yang diperkirakan masih ada di lokasi ledakan di sebuah rumah jalan Cikoko Barat III No. 23 RT. 03/RW. 05, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital I
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wapres: Bom Tentena Tak Terkait Penutupan Kedubes AS
Kalla: Pembom Tentena Sama Dengan Pelaku Teror di Ambon
Polisi Duga Bom Tentena Terkait Dengan Azahari
Korban Bom di Tentena Butuh Darah dan Obat
7 Bom Siap Ledak di Tentena
Kapolri Tinjau Lokasi Ledakan di Tentena
Warga Tentena Pasangi Portal di Sepanjang Jalan
Korban Bom di Tentena Jadi 19 Orang
15 Tewas Akibat Ledakan Bom di Tentena
Juru Bicara Deplu : Jangan Ada Kesan Tidak Bersahabat
> selengkapnya...


Referensi

Poso, Enam Tahun Dirundung Duka
Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
Badan Intelijen Negara
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data