Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

GAM Desak Gencatan Senjata Dengan TNI
Sabtu, 28 Mei 2005 | 16:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Helsinki—Pemimpin Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di pengasingan menuntut gencatan senjata antara TNI dan kelompok GAM di lapangan. Hal itu menjadi salah satu isu dalam perundingan antara pemerintah Indonesia dan pemimpin GAM di Helsinki, Finlandia, Sabtu (28/5).

Menurut Juru bicara GAM, Bachtiar Abdullah, gencatan senjata seharusnya menjadi bagiand dari perjanjian keamanan yang sedang dibahas dengan pemerintah Indonesia. Namun, ia mengaku respon dari Indonesia tak seperti yang diharapkannya. "Tapi kami tetap akan mendesakkan (gendatan senjata ) ini,” ujarnya.

Secara umum Bachtiar mengakui bahwa perudingan berlangsung konstruktif. Namun ia juga meminta semua pihak memaklumi, bahwa dibutuhkan waktu untuk mengkonkretkan sebuah kondisi yang berkelanjutan setelah konflik selama 30 tahun. “Kami optimis,” tandasnya.

Perundingan di Helsinki dilangsungkan atas mediasi dari Crisis Management Initiative (CMI) yang dipimpin mantan Presiden Finlandia Marti Ahtisaari. Hari pertama perundingan difokuskan pada pemberian amnesti bagi anggota GAM, solusi integrasi, sosial dan ekonomi. Hari kedua, Jumat (27/5) pembicaraan fokus pada self-government dan isu pemberian hak ekonomi. Hari Sabtu (28/5) ini, pembicaraan akan difokuskan pada jaminan keamanan di Aceh.AFP/Yophiandi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes SIRA dengan spanduk bertuliskan Dutch must to withdraw declaration of war to kingdom of achenes di kedutaan besar/ kedubes Belanda, Jakarta, 28 Maret 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto.; K1A/025/2001; 20010417]. Spanduk anti militer pada protes warga Aceh yang menuntut agar Pemerintah segera menyelesaikan kasus pembantaian rakyat Aceh dan menarik TNI dan POLRI dari Aceh, di depan kantor PBB Jakarta, Senin 24 April 2000. [Bernard Chaniago/Tempo; 20000424]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pertempuran di Aceh Utara Tewaskan 3 GAM
Satu Brimob dan Tiga Anggota GAM Tewas
Keamanan, Fokus Pembicaraan RI-GAM di Helsinki
KTP Merah Putih Akan Diganti
Seorang Anggota TNI Tewas Ditembak GAM
Pertemuan Ketiga RI–GAM Diharapkan Capai Kesepakatan
Delegasi RI dan GAM Tiba di Helsinki
GAM Berharap Perundingan Mencapai Hasil Positif
Wakil Presiden: Dialog Juga Harus dengan Lawan
Tim Gabungan Pemburu GAM Dibentuk
> selengkapnya...


Referensi

Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Empat Tahap Resolusi Konflik
Komisi Kebenaran $ Rekonsiliasi
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
UU RI No. 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Propinsi NAD
> selengkapnya...

Website

Gerakan Aceh Merdeka
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2
Hanya Enam Parpol di Malang yang Penuhi Kuota Perempuan
Tiket Kereta Bojonegoro-Jakarta Ludes Terjual

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data