|
Nasional
Juru Bicara Deplu : Jangan Ada Kesan Tidak Bersahabat
Jum'at, 27 Mei 2005 | 21:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda membahas masalah penutupan kantor kedutaan besar Amerika di Indonesia dengan pejabat pemerintah AS di Washington. "Menlu meminta informasi apa yang jadi alasan penutupan kantor kedutaan besar Amerika Serikat di Indonesia,"ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Marty M. Natalegawa, Jumat (27/5).
Pemerintah Indonesia sendiri, meminta
adanya komunikasi pemerintah Amerika Serikat dengan
Departemen Luar Negeri tentang masalah ini. "Kalau
menutup kantornya di Jakarta kami minta jelas
alasannya," ujarnya. Marty menyatakan, pemerintah
Indonesia akan melakukan tindakan pengamanan dengan
mengirimkan aparat kepolisian bila ada ancaman
terhadap kantor tersebut.
Pemerintah Amerika Serikat, menurut Marty, harus menjelaskan alasan penutupan kantor tersebut secara resmi. "Jangan sampai penutupan dilakukan karena ada kesan tidak bersahabat,"ujarnya. Namun, tidak terjadi. "Karena sudah ada komunikasi
antara kedua negara (Menlu dengan pejabat di
Washington DC),"ujarnya. Karena itu, Indonesia berharap kantor kedutaan bisa dibuka kembali secepatnya.
Kedutaan besar Amerika Serikat menutup kantornya sampai waktu yang tidak ditentukan. Alasan penutupan ini, disampaikan juru bicara kedutaan Max Kwak kepada TEMPO karena,"Security threat (Ancaman keamanan)."
Hingga Jumat (27/5), kantor kedutaan di Jalan Medan
Merdeka Selatan itu, diperketat keamanannya. Di depan
kantor terlihat dua barracuda (kendaraan perang) milik polisi dengan satu truk pengangkut seukuran satu
peleton.
Yophiandi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|