Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menjelang Pembacaan Vonis

Corby Dominasi Media Massa Australia
Kamis, 26 Mei 2005 | 16:18 WIB

TEMPO Interaktif, Sydney: Wajah yang paling populer hari ini di Australia bukan lah bintang film atau politikus, melainkan Schapelle Corby. Tersangka penyelundup mariyuana yang dituntut hukuman seumur hidup di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, itu dipajang oleh media massa di Perth hingga Sydney.

Diskusi di radio-radio pagi ini juga membahas nasib gadis 27 tahun, yang akan menerima vonisnya, Jumat (27/5). Sejumlah stasiun televisi akan menyiarkan langsung jalannya sidang besok, yang menurut para pengamat tidak pernah dilakukan dalam dekade terakhir.

Paul Maley, pengamat dari Media Monitors menilai, liputan terhadap Corby hanya bisa dibandingkan dengan kasus Azaria Chamberlain pada 1980-an. Saat itu, seorang bayi hilang di Australia tengah. Belakangan orang tuanya diadili dengan tuduhan pembunuhan, meski bukti-bukti menunjukkan bahwa sang bayi tewas dibunuh binatang liar.

Berbeda dengan kasus Chamberlain, yang kisahnya telah difilmkan pada "A Cry in the Dark" dengan bintang Meryl Streep, liputan pada kasus Corby jauh lebih luas. Sebagian besar warga Australia pun mendukung gadis asal Queensland itu.

Tabloid-tabloid di Australia berlomba-lomba mewawancarai keluarga Corby. Otoritas Indonesia juga dikabarkan memperingatkan wartawan Australia, setelah seorang wartawan berusaha masuk tahanan Corby.

Sebagian besar media massa Australia menggambarkan Corby sebagai martir. Artikel di halaman muka Harian Daily Telegraph, Sydney, misalnya, menulis besar-besar Suffering in Silence pada berita utama. Pada artikel itu ditulis: "Corby kehilangan suaranya yang telah terkuras oleh penderitaan."

Adapun majalah Bulletin menulis: "Dia adalah satu di antara kita. Bisa saja saudara Anda atau bahkan anak kita dipenjara di luar negeri."

Maley menyebutkan, komentar para analis di radio juga cenderung tidak percaya dengan sistem hukum di Indonesia. Penyebabnya, kata dia, vonis yang dinilai terlalu rendah terhadap Amir Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Ba?asyir.

"Ba'asyir hanya divonis dua tahun penjara dalam kasus bom Bali, sementara Corby menghadapi hukuman seumur hidup hanya karena ditemukan mariyuana bersamanya," kata Maley. AFP

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penyalaan lambu mobil yang melintas di sebagian jalan Jakarta selama 30 menit pada pukul 16.30-18.00, hari Selasa sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye anti narkoba, Jakarta, 26 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Amatoel Rayyani; Digital Image; 20010701]. Seorang ibu pegawai Pemda DKI Jakarta membagikan stiker dan selebaran anti narkoba kepada pengendara mobil  dalam rangka kampanye anti-narkoba di Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20010701].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Saksi: Nelayan Indonesia Dibakar, Bukan Terbakar
RI Minta Australia Tingkatkan Penjagaan Kantor Diplomatik
RI-Australia Jajaki Pertukaran Tahanan
Polda Metro Gerebek Industri Kecil Produsen Ekstasi
Australia Anggap Surat Tak Berkaitan dengan Corby
Pengacara Corby Sambut Keterlibatan Pemerintah Australia
Australia Kirim Surat ke Pengadilan Soal Corby
Saiful Anam Diperiksa Polisi Australia
Masyarakat Malang Menolak Diskotik dan Panti Pijat
Gaji KPU Depok Habis Untuk Kembalikan Utang
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Eksekusi Ayodya
Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
Inpres RI No.3 Thn.2002 Tentang Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika , Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif Lainnya
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Badan Intelijen Negara
Badan Narkotika Nasional
Informasi Narkoba
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data