Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KSAL Tegaskan Kekurangan Peralatan TNI
Rabu, 25 Mei 2005 | 21:27 WIB

TEMPO Interaktif, Batu Raja: Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Slamet Soebianto menyatakan masih kurangnya kekuatan TNI baik dari armada maupun sumber dayanya. "Kalau tidak dilengkapi senjata altileri sangat kurang," katanya di sela-sela latihan tembak senjata Altileri Korps Marinir di Batu Raja, Sumatera Selatan, Rabu (25/5).

Selama ini penyediaan segala kekuatan angkatan sangat tergantung dari kebijakan pemerintah dalam mengucurkan dana. Ia menyatakan bersama dengan dua angkatan lainnya telah menghitung secara cermat kebutuhan yang diperlukan. Dengan demikian, pengadaan peralatan-peralatan bersifat akuntabel, auditabel, dan transparan.

Menurutnya, TNI mengajukan dana sekitar US$ 3 miliar untuk penambahan kekuatan. Uang sebanyak ini akan dibagi kepada ketiga angkatan. "Kami sudah menghitung ke depan bahwa baik darat, laut, udara itu masih perlu tambahan kekuatan cukup banyak. Sementara kami akan mendapat sekitar US$ 3 miliar dan dibagi oleh tiga angkatan," katanya.

Ia juga menjanjikan penggunaan dana itu akan digunakan semaksimal mungkin dan diprioritaskan dalam pemilihan pengeluaran dana. Berkaian dengan latihan tersebut, Slamet juga menegaskan kondisi medan yang digunakan aman bagi penduduk sekitarnya. Hal ini telah didesain sesuai dengan medan latihan tempur yang ada. Muhamad Nafi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ]. Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menhan Diminta Segera Libatkan Industri Lokal
Kontrak Sebelum 1 Mei, Tanggung Jawab Angkatan
Indonesia Beli Korvet Belanda
TNI AU Tahun Ini Akan Penuhi Skuadron Pesawat Latih
Pelni Hibahkan Dua Kapal Penumpang ke TNI AL
Dephan Talangi Anggaran dengan Kredit Ekspor
Panglima TNI : Mau Perang Pakai Pisau Dapur?
BP Migas Kerjasama dengan TNI AL
Anggaran Tambahan Dephan untuk Beli Pesawat Pengintai
10 Penjaga Pembunuh Bos Asaba Ditahan
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

TNI Angkatan Laut
Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data