|
Ramlan Mengaku Tak Terima Dana Taktis KPU
Rabu, 25 Mei 2005 | 21:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum Ramlan Surbakti mengaku tidak menerima dana taktis yang dikumpulkan oleh Kepala Biro Keuangan Hamdani Amin sebesar Rp 20,3 miliar.
Hal ini disampaikan Ramlan menjawab pertanyaan wartawan seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi selama sekitar tujuh jam di Jakarta, Rabu (25/5).
Ramlan menjelaskan, pemeriksaannya hari ini lebih spesifik kepada pengadaan barang dan logistik pemilih untuk Pemilu 2004. "Tujuannya untuk pendalamn pemeriksaan yang kemarin," ujarnya.
Ia juga menambahkan penyidik mempertanyakan apakah pembahasan pleno membahas masalah dana insentif, safari, dan THR.
Saat ditanya tentang dana THR, Ramlan menyatakan, pada pada 2002 juga pernah dibahas di rapat pleno. Namun, ketika ditanya asal sumber dana THR sebesar Rp 1 miliar, Ramlan menolak menjawab.
Selain Ramlam, anggota KPU Valina Sinka Subekti juga diperiksa hari ini. Ia bahkan sempat bertemu Ketua KPK Taufiqurrachman Ruki di ruang kerja mantan anggota DPR itu. Ditanya agenda pembicaraan, Ruki seusai pertemuan mengaku hanya "ngobrol" biasa karena keduanya dulu "teman lama di Panitia Adhoc Badan Pekerja MPR.
Saat wartawan menanyakan kemungkinan ada tersangka baru anggota KPU, Ruki menyatakan tergantung penyelidikan. Anton Aprianto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|