Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gempa 5,1 Richter Guncang Banda Aceh
Minggu, 22 Mei 2005 | 12:50 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Gempa berkekuatan 5,1 Skala Richter mengguncang Banda Aceh dan sekitarnya, Minggu (22/5) pukul 06:01 WIB. Gempa itu sempat membuat sebagian warga yang masih tidur dan memulai aktivitas pagi panik.

Menurut Kepala BMG Banda Aceh, Syahnan, dari data yang tercatat gempa itu terjadi sekitar 2 menit, "Tetapi yang dirasakan warga hanya sekitar 15 - 30 detik," ujarnya saat dihubungi Tempo.

Ia menyebutkan, gempa itu dirasakan sangat kuat goncangannya di Banda Aceh, karena pusatnya hanya sekitar 58 kilometer barat daya Kota Banda Aceh. Gempa itu berpusat pada titik 5,19 LU dan 9,2 BT, dengan kedalaman pada 58 kilometer.

BMG juga mencatat, intensitas gempa di Banda Aceh sekitar 4 Modified Mercali Intencity (MMI). Dengan kekuatan itu, guncangan gempa bisa menumpahkan air di
bak.

Sejak tsunami 26 Desember 2004 lalu, Syahnan menyebutkan, gempa yang tercatat di BMG Banda Aceh, sudah ribuan kali, "Sekitar 3.000 kali lebih," sebutnya.

Sejauh ini belum ada laporan tentang korban jiwa. Hanya saja sebuah rumah yang baru dibangun, rubuh di Desa Lampoh Daya, Banda Aceh. Dari amatan Tempo, suasana warga Kota Banda Aceh sendiri panik, mereka langsung berhamburan keluar rumah, saat gempa terjadi.

Tetapi kemudian tenang kembali. Baru sekitar pukul 10:00 Wib, warga sekitar Peunayong dan pusat kota panik kembali, karena adanya isu air naik. Mereka sempat pergi untuk menyelamatkan diri dari daerah yang jauh dengan laut. Tetapi, setelah beberapa petugas keamanan mengecek debit air, masyarakat kembali bisa tenang. "Hanya air pasang, bukan tsunami," sebut salah seorang petugas kepolisian. Adi Warsidi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102 Petugas kesehatan memeriksa  tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
Kameraman dan Anak-Anak
Korban Gempa Bumi Bengkulu
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Lampung Panik Karena Rumor Tsunami
Dua Kali Gempa Kecil di Nias Hari Ini
Gempa Masih Terus Melanda Nias
Gelombang Pasang Tiga Meter Hantam Ende
Aktivitas Anak Krakatau Menurun
Gempa Guncang Sangihe
Depdiknas Siapkan Alternatif UN di Daerah Pascabencana
Fase Rekonstruksi Aceh Dan Nias Akan Bersamaan
KTT Asia Afrika Terancam Gempa
Warga Lampung Panik Diguncang Gempa
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
CINCIN API
Gempa Terus Berulang

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data