Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Tim Pembebasan Sandera Berangkat ke Filipina
Jum'at, 20 Mei 2005 | 20:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim teknis pembebasan warga Indonesia yang disandera di Filipina Selatan akhirbnya berangkat ke Filipina, Jumat (20/5) pagi. "Mereka akan menempuh jalur formal dan informal untuk membebaskan warga Indonesia,"ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Yuri Thamrin, Jumat (20/5).

Tim teknis yang terdiri dari Mabes Polri, BIN dan
Departemen Luar negeri dibentuk setelah instruksi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengupayakan
lebih keras pembebasan sandera. Juru bicara
kepresidenan Dino Pati Jalal menyatakan, Presiden akan memonitor langsung upaya yang dilakukan unsur pemerintah tersebut.

Tim pembebas dari DPR akan berangkat dengan misi yang sama pada Minggu (22/5) nanti. "Kami akan mengupayakan pendekatan budaya dan informal,"ujar Junus Habibie kepada TEMPO. Keempat anggota tim yang diketuai Junus, Yudi Krisnandi, Ade Nasution, dan Ali Mochtar Ngabalin, akan berada di Manila selama dua hari untuk berkoordinasi dan bertemu dengan pemerintah dan berkenalan dengan para anggota di sana serta daerah Filipina Selatan selama dua hari. Selain untuk langsung melihat kondisi geografis dan menemui para tokoh di sana membantu pembebasan.

Kedutaan Besar Indonesia di Filipina sudah berhasil
menghubungi Yamin Labuso, salah satu sandera. "Dia
menceritakan keadaan Resmiadi yang terkena malaria,
dan Erikson yang terkena diare,"ujar Yuri. Yamin
sendiri dalam hubungan telpon tanggal 18 dan 19 Mei
itu terdengar kelelahan. Karena mereka semua dipaksa berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tidak terkecuali antar pulau yang tersebar di Filipina Selatan.

Departemen Luar Negeri, menurut Yuri, meminta maaf
atas perilaku salah satu pejabat departemen yang mengatakan alasan adanya kesibuka Menteri Luar negeri di Konferensi Asia Afrika, kepada ayah dan kakak Erikson Hutagaol, Parulian. "Itu bukan kebijakan, itu masalah operasional,"ujarnya saat ditemui tiga anggota keluarga warga Indonesia yang disandera. Kakak Resmiadi, Hariyadi, istri Yamin, Ramlah, dan Parulian mendatangi departemen luarnegeri, Jumat (20/5) sore.

Itu memang kebiasaan birokrat, Departemen Luar Negeri, menyepelekan warga negara sendiri. Keluarga korban minta agar bisa dipertemukan dengan Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda. Melalui juru bicaranya, dalam beberapa hari ke depan, ketiganya akan bertemu menteri.

Yophiandi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana kehidupan penduduk di sungai Musi [ Aina Rumiyati Aziz/ Dok Tempo; 02d/474/91; 20010119 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010128-087 Suasana kehidupan penduduk di sungai Musi [ Aina Rumiyati Aziz/ Dok Tempo; 02d/474/91; 20010119 ]. 
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010722-041
Penduduk di Sungai Musi
Penduduk Sungai Musia
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Berhasil Kontak WNI Yang Disandera
RI-Australia Jajaki Pertukaran Tahanan
Tim Munir Temukan Kontak Pollycarpus dan Muchdi PR
Yudhoyono Hubungi Arroyo Soal Sandera
DPD Bentuk Kaukus Antikorupsi
Temuan TPF Munir: BIN Bohong
DPR Bentuk Tim Pembebasan Sandera di Filipina
Seorang TKI Tewas di Malaysia
Aktivis HAM : Polisi Mandul Saat Hadapi BIN
Pengacara Minta Pollycarpus Dilepas
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 16 Thn. 2003 tentang Penanganan Bom Bali
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Badan Intelijen Negara
The ASEAN Secretariat
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data