|
Kepala BIN Ragukan Temuan Tim Munir
Jum'at, 20 Mei 2005 | 17:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar mengakui, belum mendapat laporan dari Tim Pencari Fakta Kematian Munir, bahwa Pollycarpus Budihari Prianto, tersangka kasus ini, beberapa kali menghubungi salah seorang pejabat lembaganya.
Dia juga meragukan apakah hubungan telepon itu benar dilakukan oleh Pollycarpus. "Bisa saja seseorang kontak dengan yang lain. Aku kontak dengan kau kan bisa saja," katanya, Jumat (20/5), di Istana Negara, Jakarta.
Selain meragukan temuan itu, Syamsir juga membantah BIN tidak kooperatif dengan tim pencari fakta. "Apa yang diminta saya beri? Jangan kalau membuat opini seolah-olah saya dengan tim tidak kooperatif, buktinya apa?".
Menyangkut kepemimpinannya di BIN, sebagai institusi yang diduga terlibat pada kasus kematian Aktivis HAM Munir, Syamsir mengungkapkan perlunya mengevaluasi kembali organisasi BIN.
Dia juga mengungkapkan saat ini BIN sedang mengevaluasi personilnya, dan mempertimbangkan kemungkinan menambah jumlah anggota BIN dari departemen lain. Sunariah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|