|
Nasional
Polio Mulai Serang Karanganyar
Jum'at, 20 Mei 2005 | 16:37 WIB
TEMPO Interaktif, Karanganyar:Enam anak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah didapati positif menderita lumpuh layu. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit di kota itu. Untuk mengantisipasi penyakit polio jenis baru itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar meningkatkan sweeping cakupan imunisasi di seluruh pelosok pedesaan.
Terhadap keenam anak yang menderita lumpuh layu tersebut, Bupati Karanganyar Rina Iriani akan membebaskan biaya perawatan. Langkah ini ditempuh karena mereka berasal dari keluarga kurang mampu. "Keluarganya tidak dipungut biaya untuk perawatan, nanti akan diambilkan melalui kartu dispensasi dari pemerintah,"kata Rina, Jum’at (20/5).
Keenam anak yang menderita lumpuh layu ; Sutarti (7 tahun), Aditya (6), Dwi Ari (6), Wiyono (14), Siti Fatimah (12), Sutardi (8). Meski anggota tubuh mereka masih sulit digerakkan, kondisi keenam penderita tersebut semakin membaik. "Enam anak positif terkena lumpuh layu atau dalam istilah kesehatan acute flacid paralysis (AFP). Dibanding saat pertama dirawat di rumah sakit, saat ini kondisi mereka terus membaik,"kata Kepala Dinas Kesehatan, dr Ninik Hartati.
DKK Karanganyar juga telah mengirim sampel tinja untuk diteliti di Bandung. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah lumpuh ini disebabkan oleh virus polio atau bukan.
Salah seorang penderita, Sutardi yang dirawat di RSUD Kartini Karanganyar terlihat masih belum bisa menggerakkan kaki kanannya. Menurut ibu korban, Marinah (56), anaknya awalnya juga bisa berjalan normal. Namun belum lama ini tiba-tiba tidak bisa menggerakkan kakinya. "Sebelumnya didahului dengan panas tinggi. Awalnya kami bawa ke puskesmas, karena panasnya tidak turun dan kakinya sulit digerakkan akhirnya saya bawa ke rumah sakit ini,"kata Marinah.
Anas Syahirul
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|