Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

RI Minta Dikeluarkan dari Prioritas Pemantauan Amerika
Jum'at, 20 Mei 2005 | 14:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah akan meminta Amerika Serikat mengeluarkan Indonesia dari daftar prioritas pemantauan. Menteri Perdagangan Mari Pangestu mengatakan, pemerintah usul agar Indonesia dimasukkan dalam daftar negara yang dipantau saja.

"Daftar yang dipantau itu lebih positif daripada prioritas pemantauan," kata Mari kepada pers di Istana Presiden, Jakarta, Jumat.

Marie mengatakan, pemerintah memiliki komitmen yang kuat untuk memberantas pembajakan barang. Negara yang masuk dalam prioritas pemantauan dinilai kurang memiliki kepekaan soal pembajakan karya cipta dan produk.

Namun menurut Mari, kesadaran soal ini juga menyebar di kalangan swasta, seperti pelaku seni dan produsen barang lokal. Ini akan dibahas dalam kerangka kerja sama Trade and Investment Facilities Agreement di Amerika. "Ini bukan untuk menyenangkan AS," kata dia.
Budiriza

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Ralph L Boyce (kiri) menerima cindramata dari Azyumardi Azra setelah memberikan pidato pada seminar, Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS), Ralph L Boyce memberikan kata sambutan dalam uji coba pemeriksa/ detektor sidik jari yang diluncurkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS di acara peragaan proses pemeriksaan visa biometrik di Kedutaan Besar (Kedubes) AS,  Jakarta, Senin, 09 Februari 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040209]
Ralph L Boyce dan Azyumardi Azra
Ralph L Boyce
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Akan Melawat ke Amerika
Pengamat Militer : Kebijakan Pertahanan Tanpa AS, Tepat
Menhan : Tak Kawatir Amerika Serikat
Harga Gula Rp 3.800 per Kg
Indonesia-Afrika Selatan Sepakat Bentuk Komisi Perdagangan
Pasar Permanen Segera Dibangun di Nias dan Aceh
Menteri Mari Himbau AS Bantu Soal Syarat Perdagangan
Mari E. Pangestu Lewati Mensesneg
Mau ke Amerika Serikat Menhan Minta Bekal
Menteri Perdagangan Sidak Pasar Grogol Jakarta Barat
> selengkapnya...


Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data