Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintah Berhasil Kontak WNI Yang Disandera
Jum'at, 20 Mei 2005 | 13:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia berhasil berhubungan dengan Yamin Labuso, salah seorang warga negara Indonesia yang menjadi sandera di Filipina Selatan. Dalam pembicaraan selama beberapa menit itu diketahui, dua orang sandera lain sedang sakit diare dan malaria.

?Selama 50 hari mereka disandera kelompok Jemaah of Southern Mindanao,? ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Yuri Thamrin, Jumat (20/5) di kantornya, Jakarta. Sejauh ini, kata dia, pemerintah Malaysia masih belum bersedia menyetujui permintaan penyandera uang tebusan sebesar 3 juta ringgit atau sekitar Rp 7,5 miliar.

Pemerintah Indonesia tetap mendesak agar pengusaha dan pemerintah Malaysia menyetujui tebusan itu agar tiga WNI yang disandera yakniYamin Labuso, Ahmad Resmiadi, dan Erikson Hutagaol yang sudah diculik sejak 31 Maret lalu segera dibebaskan.

Kasus penyanderaan tiga WNI yang menjadi awak Kapal Tunda Bonggaya, milik perusahaan pelayaran Malaysia terjadi ketika kapal berlayar dari Tarakan menuju Sandakan di Kalimantan Timur. Mereka dicegat dan dilarikan ke wilayah Filipina Selatan di sekitar Tawi-tawi.

Yophiandi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521]. Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521].
Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

RI-Australia Jajaki Pertukaran Tahanan
Yudhoyono Hubungi Arroyo Soal Sandera
DPR Bentuk Tim Pembebasan Sandera di Filipina
Seorang TKI Tewas di Malaysia
Menunggu Kontribusi Komisi Ahli PBB
Deplu Bentuk Pokja Pembebasan Tiga WNI di Filipina Selatan
Tiga WNI Diculik di Filipina Selatan
Australia Diminta Tahan Pelanggar Batas Laut di Darat
Pemerintah Minta Swedia Tetap Cegah Tiro dkk Pimpin Pemberontakan
Indonesia Protes Insiden Ambalat ke Malaysia
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data