Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan Dikukuhkan
Kamis, 19 Mei 2005 | 17:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pendidikan Nasional mengangkat 15 anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) melalui Keputusan Mendiknas No. 040/P/2005. Pengukuhan para anggota badan itu dilakukan sore ini, pukul 17.30 WIB.

Badan ini bertugas antara lain menyelenggarakan Ujian Nasional pada pendidikan dasar dan menengah serta pada jalur formal dan nonformal. Badan juga bertugas merumuskan kriteria kelulusan satuan pendidikan dasar dan menengah pada jalur yang sama.

Badan Standar beranggotakan 15 orang, terdiri dari para ahli dari berbagai bidang. Mereka dipandang mampu dan profesional, yaitu:

1. Dr. Anggani Sudono,M.A (bidang pendidikan nonformal)
2. Prof.Dr. Bambang Suhendro (bidang manajemen perguruan tinggi)
3. Prof.Dr. Djaali (bidang evaluasi pendidikan)
4. Dr. Edy Tri Baskoro (bidang teknik sipil)
5. Prof.Dr. Fawzia Aswin Hadis (bidang psikologi dari Universitas Indonesia)
6. Dr. Furqon (bidang ahli psikometri dari Universitas Pendidikan Indonesia)
7. Prof.Dr. Djemari Mardapi (bidang psikometri dari Universitas Negeri Yogyakarta)
8. Prof.Dr. Komaruddin Hidayat (perwakilan masyarakat dari Pendidikan Tinggi Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah)
9. Prof.Dr. Mungin Eddy Wibowo (dari Universitas Negeri Semarang)
10. Dr. Seto Mulyadi (bidang psikologi anak)
11. Dr. Suharsono, MM.,M.Pd. (bidang ahli pendidikan nonformal)
12. Pendeta Weinata Sairin (perwakilan masyarakat dari Lembaga Pendidikan Kristen Indonesia)
13. Prof.Dr. M. Yunan Yusuf (bidang ahli pendidikan dasar dan menengah dari UIN Syarif Hidayatullah)
14. Dr. Zainuddin Arief (bidang ahli pendidikan luar sekolah dari Universitas Pendidikan Indonesia)
15. Prof. Dr. Zaki Baridwan (bidang ahli ekonomi dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta)

Rinaldi Dorasman

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Aksi coret-coret pelajar/ murid SLTP setelah selesai Ebtanas, Jakarta, 7 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Bodi CH; K2A/062/2001; 20010704]. Gedung sekolah Assiddiqiyah yang jendelanya rusak, 26 April 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/371/2001; 20010602].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kelanjutan Guru Bantu Tunggu Posisi Dirjen Urusan Guru
DPR Desak Pemerintah Keluarkan Obligasi Pendidikan
Jaringan Pendidikan untuk Keadilan Indonesia Tolak Privatisasi Pendidikan
Depdiknas Luncurkan Toolkit Pendidikan Inklusif
Presiden Minta Lembaga Pendidikan Swasta Tak Hanya Cari Untung
Dikeluhkan, Anggaran Pendidikan di Solo Cuma 2,5 Persen
Mendiknas Kantongi Nama Calon Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan
Depdiknas Akan Serahkan Enam Rancangan Aturan Pendidikan
Sebanyak 21 Penerbit Buku Rebutkan Dana Rp 6 Milyar
HAR Tilaar : Badan Hukum Pendidikan Neo Liberalisme
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Website

Departemen Pendidikan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data