Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jelang Vonis Corby

RI Minta Australia Tingkatkan Penjagaan Kantor Diplomatik
Kamis, 19 Mei 2005 | 17:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polri Jenderal Da'i Bachtiar meminta kepolisian Federal Australia meningkatkan pengamanan perwakilan diplomatik Indonesia di negara itu. Ini dilakukan menjelang pembacaan vonis bagi Schapelle Leigh Corby, warga negara Australia, di Pengadilan Negeri Denpasar, 27 Mei.

Vonis bagi gadis 27 tahun terdakwa penyelundup 4,1 kilogram mariyuana, itu dikhawatirkan akan memancing reaksi negatif di Australia.

"Soal ini sudah saya bicarakan dengan Mike Keelty (Komandan AFP-red) dan dia menanggapi positif," kata Kepala Polri, Kamis (19/5), di sela penutupan
Aseanapol ke-25.

Sebelumnya sejumlah ancaman telah diterima oleh konsulat
RI di Perth dan Canberra. Menurut Kepala Polri, sejak itu, kepolisian Federal Australia telah mpeningkatkan penjagaan.

Kapolri menolak mengungkapkan detail pengamanan itu. Tapi dia mengaku sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajudha agar meningkatkan pengamanan internal. Sedang dengan Mc Keelty, pembicaraan dilakukan di sela-sela pembukaaan Aseanapol ke-25 di Nusa Dua, Bali.

Jaksa menuntut Corby dengan hukuman penjara seumur hidup. Tuntutan itu telah menimbulkan berbagai reaksi di Australia. Sebagian besar warga negara itu menganggap, Corby tidak bersalah.

Pemerintah Australia pun mengirimkan surat khusus kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar yang dipimpin Linton Sirait. Rofiqi Hasan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard  di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812] Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]
Presiden Soeharto dan John Howard
Robert Hill
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

RI-Australia Jajaki Pertukaran Tahanan
Australia Anggap Surat Tak Berkaitan dengan Corby
Pengacara Corby Sambut Keterlibatan Pemerintah Australia
Australia Kirim Surat ke Pengadilan Soal Corby
Saiful Anam Diperiksa Polisi Australia
Polisi Periksa Mantan Pejabat BIN
Yayasan Peduli Timor Barat Protes
YPTB Protes Kematian Nelayan Indonesia
Da’i Minta Nurhadi Penuhi Undangan TPF Munir
Australia Tangkap Kapal Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

UU Nomor 1 tahun 1999 tentang Pengesahan Perjanjian Antara RI-Australia Mengenai Bantuan Timbal Balik Dalam Masalah Pidana

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan
Simulasi Pemilihan 2009 Dinilai Tak Efektif
Bapepam Akan Gugat Eurocapital
Buffon Bantah Hengkang ke City
Menteri Anggap Enteng Keluhan Guru Sabah

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data