Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

RI-Australia Jajaki Pertukaran Tahanan
Kamis, 19 Mei 2005 | 01:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Departemen Hukum dan HAM, Zulkarnain Yunus, menyatakan, Indonesia sudah menerima draf informal dari Kementerian Luar Negeri Australia perihal kemungkinan pertukaran tahanan antara kedua negara. "Itu sedang dipelajari," kata Zulkarnain kepada Tempo, Rabu.

Draf ini, menurut Zulkarnain, selain bersifat informal, juga masih awal. "Karena tidak disertai catatan pengantar dari Menteri Luar Negeri Australia," katanya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri, Marty Natalegawa, pernah mengatakan kemungkinan pembicaraan mengenai pertukaran tahanan kedua negara. "Menyangkut tahanan yang masa hukumannya fifty-fifty yang akan dijalani di kedua negara, namun belum ada pembicaraan substantif," ujar Marty.

Menurut Marty, soal peluang perjanjian pertukaran tahanan ini dijajaki setelah kunjungan yang dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie ke Australia bulan lalu. "Di sana kami bicarakan masalah ini," ujarnya.

Zulkarnain menegaskan, perjanjian yang akan dibuat ini, tidak berkaitan dengan maraknya kasus pidana yang kini melibatkan sejumlah warga negara Australia. Draf juga tidak berhubungan dengan kasus penyelundupan mariyuana yang mendudukkan Schapelle Leigh Corby, sebagai terdakwa.


Pada Selasa (17/5) lalu, Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer kepada ABC seperti dikutip harian The Age, mengatakan bahwa pemerintahnya sedang menyiapkan draf untuk pertukaran tahanan antara Indonesia dan Australia. Yophiandi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard  di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812] Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]
Presiden Soeharto dan John Howard
Robert Hill
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Australia Anggap Surat Tak Berkaitan dengan Corby
DPR Bentuk Tim Pembebasan Sandera di Filipina
Seorang TKI Tewas di Malaysia
Pengacara Corby Sambut Keterlibatan Pemerintah Australia
Australia Kirim Surat ke Pengadilan Soal Corby
Saiful Anam Diperiksa Polisi Australia
Menunggu Kontribusi Komisi Ahli PBB
Deplu Bentuk Pokja Pembebasan Tiga WNI di Filipina Selatan
Yayasan Peduli Timor Barat Protes
Australia Diminta Tahan Pelanggar Batas Laut di Darat
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data