Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tim Munir Temukan Kontak Pollycarpus dan Muchdi PR
Rabu, 18 Mei 2005 | 20:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim Pencari Fakta Kematian Munir menemukan fakta bahwa Pollycarpus Budihari Prianto menjalin kontak melalui telepon dengan (mantan) Deputi V Badan Intelijen Negara Mayjen Muchdi Purwopranjono. Fakta baru ini dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, sore ini.

Dalam keterangan pers seusai pertemuan, Wakil Ketua Tim Asmara Nababan mengatakan, kontak antara Pollycarpus dan "seseorang di BIN" dilakukan berkali-kali. "Itu menandakan adanya hubungan yang selama ini dibantah," kata Asmara.

Asmara semula menolak menyebutkan "seseorang di BIN" yang dia sebutkan. Baru setelah didesak, ia menyatakan nomor telepon yang digunakan adalah milik kantor Deputi V BIN. Ditanya apakah berarti yang dimaksud adalah mantan Deputi V BIN, Mayjen (Purn.) Muchdi Purwopranjono, Asmara menjawab, "Ya pak Muchdi lah."

Asmara menambahkan, kasus kematian Munir bisa dibawa ke pengadilan untuk membongkar dan membuktikan pemberi perintah serta pendukung pembunuhan. Ia memastikan, pembunuhan di atas pesawat Garuda Singapura-Amsterdam itu tidak dilakukan Pollycarpus secara pribadi. "Ada konspirasi, ada persekongkolan untuk membunuh Munir," ujar Asmara.

Pertemuan dihadiri Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, Kepala Polri Jenderal Da'i Bachtiar, dan Kepala BIN Syamsir Siregar. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Widodo A.S juga tampak hadir.

Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi menyatakan, Presiden memberi arahan jelas kepada Kepala BIN, Kepala Polri, dan Jaksa Agung agar pengungkapan kasus ini tidak kembali menemui kendala. Para pejabat, menurut Sudi, telah berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini.

Asmara beranggapan, masa kerja tim yang akan berakhir pada 23 Juni tidak perlu diperpanjang. Dimas Adityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kepala BIN (Badan Intelijen Negara), AM Hendropriyono (tengah) dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri) pada rapat dengar pendapat Pansus RUU Anti Terorisme di Gedung MPR/ DPR,  Jakarta, Selasa, 18 Februari 2003. Rapat tersebut akhirnya ditunda karena bertepatan dengan berlangsungnya Sidang Paripurna pengesahan UU Pemilu. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030318]. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara), AM Hendropriyono (kanan) berbincang-bincang dengan Izaac Latuconsina sebelum memulai Rapat dengar pendapat Pansus RUU Anti Teroris di Gedung DPR/MPR,  Jakarta, Selasa, 18 Februari 2003. Rapat tersebut akhirnya ditunda karena bertepatan dengan berlangsungnya Sidang Paripurna pengesahan UU Pemilu. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030318].
Anwar Nasution dan AM Hendropriyono
AM Hendropriyono dan Izaac Latuconsina

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sisa Organ Tubuh Munir Akan Dibawa ke Tanah Air
Temuan TPF Munir: BIN Bohong
Garuda Skorsing Awak yang Terlibat Pembunuhan Munir
Aktivis HAM : Polisi Mandul Saat Hadapi BIN
Pengacara Minta Pollycarpus Dilepas
Tim Munir Akan Periksa
Tim Munir Datangi Markas BIN
Widodo: Eliminasi Kendala Pengungkapan Kasus Munir
Presiden Tak Puas dengan Tim Munir
Polisi Periksa Mantan Pejabat BIN
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 16 Thn. 2003 tentang Penanganan Bom Bali
Kepres RI No. 22 Thn.2003 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial
Badan Intelijen Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data