|
Nasional
Saiful Anam Diperiksa Polisi Australia
Sabtu, 14 Mei 2005 | 01:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi Australia masih memeriksa juru masak Kapal Sundi yang tertangkap tanggal 7 Mei lalu. Kapal tersebut ditangkap karena aktivitas menangkap ikan yang melanggar batas laut Australia.
Menurut juru bicara Departemen Luar Megeri Marty M. Natalegawa, Saiful Anam yang menjalani pemeriksaan diduga menyiramm minyak panas ke tubuh kapten kapalnya yang saat ini menderita luka bakar hingga 35 persen tubuhnya. "Dia sedang tidur langsung disiram,"ujarnya. Kejadian ini terjadi Jumat (13/5) dini hari di kapal Sundi tersebut. Hok Swen Heng, sang kapten kapal saat ini menderita luka serius dan dirawat di RS Royal Darwin.
Sabtu ini, menurut Marty, Hok akan dibawa ke rumah sakit Adelaide untuk menjalani perawatan lebih intensif. "Di sana perawatan untuk luka bakar lebih lengkap,"ujar Marty.
Saat ini, enam awak dari delapan awak kapal tersebut Sabtu (14/5) ini akan dipulangkan ke Indonesia. "Saiful tetap di Australia, diperiksa polisi,"ujar Marty.
Penyiraman ini, diduga buntut perselisihan antara Hok dengan Saiful. "Namun apa masalahnya, belum jelas. Karena itu, polisi memeriksa Saiful,"kata Marty.
Menurut juru bicara Kedutaan Besar Australia ,Elizabeth O Neill, masalah ini bukan masalah bilateral kedua negara. "Ini masalah antara dua warga Indonesia,"ujarnya. Namun, dia tetap menyayangkan hal ini bisa terjadi. Karena itu, pemerintah Australia langsung mengirim korban ke rumah sakit.
Yophiandi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|