Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TNI AU Tahun Ini Akan Penuhi Skuadron Pesawat Latih
Jum'at, 13 Mei 2005 | 17:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Djoko Suyanto menyatakan akan menambah menambah skuadron pesawat latih KT-1B Wongbee untuk menggantikan pesawat latih jenis Bravo. "Program pertama yang kami lakukan adalah melengkapi skuadron udara yang belum penuh," kata Djoko seusai membuka Apel Komandan Satuan TNI Angkatan Udara di Cilangkap, Jumat (13/5).

Pesawat latih jenis KT-1B dinilai cukup handal dan cocok dengan spesifikasi yang dibutuhkan TNI AU. Saat ini, menurut Djoko, jumlah pesawat latih buatan Korea ini baru tujuh unit. "Tahun ini diharapkan bisa lengkap 12 dan tahun depan bisa jadi 16 (penuh satu skuadron)," kata dia.

Selain itu, dalam lima tahun ke depan, TNI AU sudah berancana untuk menambah pesawat Super Puma buatan PT Dirgantara Indonesia. Pesawat tempur Sukhoi yang sampai saat ini ini baru ada empat juga akan ditambah empat, dan tahun depan akan ditambah empat lagi. "Mudah-mudahan tiga tahun ke depan sudah penuh satu skuadron lengkap persenjataannya," kata Djoko.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Sagom Tamboen menambahkan, TNI AU sejak lama memiliki program pengembangan kekuatan untuk mengganti pesawat jenis Bravo ini. Setelah kecelakaan Bravo di Landasan Udara Adi Sumarmo, Solo, Rabu (4/5), untuk sementara waktu pesawat latih AS-202 Bravo dihentikan penggunaannya.
Akibatnya, kebutuhan pesawat latih jenis KT-1B jadi mendesak. Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ]. Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dephan Talangi Anggaran dengan Kredit Ekspor
Panglima TNI : Mau Perang Pakai Pisau Dapur?
Anggaran Tambahan Dephan untuk Beli Pesawat Pengintai
Juru Bicara TNI AU: Tak Mungkin Mampu
Para Kepala Staf TNI Naik Pangkat
Perwakilan Polandia di Bandung Dirampok
Pengamat Militer : Kebijakan Pertahanan Tanpa AS, Tepat
Menhan : Tak Kawatir Amerika Serikat
Sukhoi Dipersenjatai Sebelum Akhir Tahun
Atraksi Sukhoi Meriahkan Hari TNI AU
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

TNI Angkatan Udara
Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data