Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PKB Kubu Alwi Bikin Screening Kesetiaan
Jum'at, 13 Mei 2005 | 15:25 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepemimpinan Alwi Shihab terus merapatkan barisan untuk membendung rivalnya PKB pimpinan Muhaimin Iskandar. Caranya, kepengurusan PKB yang tidak mengakui Muktamar II Semarang ini melakukan screening kesetiaan pengurus DPC di basis kuat partai bintang sembilan ini di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Wakil sekretaris DPW PKB Jatim, Anwar Sadad menyatakan, Jumat (13/5) pukul 24.00 adalah akhir pengembalian pernyataan sikap pengurus DPC se Jawa Timur terhadap kepengurusan DPP PKB Alwi. Screening kesetiaan ini sebagai verifikasi akhir untuk mengetahui pengurus DPC yang setia dengan hasil MLB Jogja yang menempatkan Alwi Shihab sebagai Ketua Dewan Tanfidziyah dan Abddurahman Wahid atau Gus Dur sebagai Ketua Dewan Syuro.
"Mereka harus mengirimkan surat pernyataan dalam bentuk kertas berkop lengkap dengan stempel. Verifikasi ini harus dalam bentuk asli, artinya harus diserahkan langsung ke kantor DPW PKB Jatim, tidak boleh melalui faksimili,"kata Sadad, Jumat (13/5).

Pada tahap awal, verifikasi ini dilakukan oleh DPW PKB Jawa Timur. Sadat telah mendapat konfirmasi bahwa hal serupa akan diberlakukan oleh DPW PKB Jawa Tengah yang juga tidak mengakui hasil Muktamar Semarang. "Gus Hanif (KH Hanif Muslich-Ketua DPW Jateng) juga segera melakukan verifikasi di Jawa Tengah,"katanya.

Hingga Jumat petang, kata Sadad, dari 38 DPC PKB se Jawa Timur, 24 telah mengirimkan surat bukti verifikasi final kesetiaan pada kepemimpinan Alwi. Ia memastikan, 4 DPC menyatakan tidak setia pada PKB Alwi: Bangkalan, Ngawi, Ponorogo dan Kabupaten Madiun. Menurut Sadad, 10 DPC sisanya baru akan menyampaikan surat bukti verifikasi kesetiaan Jumat petang hingga malam.

Menurut Sadat, 4 DPC yang tidak setia pada Alwi ini memang telah menunjukkan sikapnya pada Muktamar Semarang. Sadad tidak memungkiri, kemungkinan berubahnya konstelasi kekuatan. Ia mencontohkan, DPC Tulungagung yang semula mendukung kubu Alwi sekarang lari ke kubu Muhaimin. Gerilya politik Ali Masykur Musa, anggota DPR yang berasal dari Tulungagung membuahkan hasil. Sadad juga menyatakan, ada kalanya dalam kepengurusan DPC tidak memiliki suara bulat. Ini terjadi di Jombang, Kabupaten Malang dan Kota Surabaya.

Meski ada saran dari sejumlah pihak agar kedua kubu melaukan islah, tetapi persaingan mereka tampak justru kian keras. Lihat saja, kubu Alwi memberi nama Muktamar Semarang sebagai, "pertemuan pengurus PKB yang menamakan diri muktamar."

DPP PKB pimpinan Muhaimin Iskandar telah membekukan kepengurusan DPW PKB Jatim yang diketuai Choirul Anam dan mengangkat Imam Nachrawi sebagai caretaker. Dipihak lain, Departemen Hukum dan HAM telah mengeluarkan surat yang menyebutkan, jika terjadi konflik dalam tubuh partai, maka kepengurusan dinyatakan status quo. Artinya, kepengurusan PKB kembali ke hasil MLB Yogyakarta tahun 2002. Keputusan inilah yang digugat oleh kubu Muhaimin.

Jawa Timur dan Jawa Tengah memberikan sumbangan suara terbesar bagi PKB dalam pemilu 2004 lalu. Dari hampir 12 juta yang dikantongi, hampir 7 juta suara berasal dari Jawa Timur, 3 juta suara dari Jawa Tengah dan 2 juta sisanya berasal dari seluruh provinsi di luar keduanya.

Sunudyantoro


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pprotes anti presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur oleh Badan Eksekutif Mahasiswa/ BEM se Indonesia dengan poster bertuliskan Gus Dur harus digusur kalo tidak negara pasti hancur di depan Istana Negara, Jakarta, Senin, 12 Maret 2001.  Foto: TEMPO/ Bernard Ketua Tim 7 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu  Alwi Shihab, Mahfud MD (kanan) didampingi Ketua DPP PKB kubu Alwi Shihab, AS Hikam (kiri) menunjukkan logo baru Partai Kebangkitan Nasional (PKN) pada jumpa pers di Kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/460/2003; 20030627].
Mahfud MD dan AS Hikam
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anam Tetap Bertahan
Caretaker PKB Jatim Mulai Bergerak
PKB Jawa Timur Dibekukan Muhaimin
Muhaimin Tolak Saran Mundur Dari Gus Solah
Warga Miskin Penerima Kartu Askes Baru 18 Juta Jiwa
DPP PKB Segera Bekukan PKB Jawa Timur
PBR Zainal Maarif Resmikan Kantor baru
Hamzah Haz Cabut Semua Surat Pemecatan
Suasana Panas Di Kantor PPP
Wahid Diminta Hukum Ketua PKB Jawa Tengah
> selengkapnya...


Referensi

Profil Alwi Sihab
Profil Muhaimin Iskandar
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Website

NU Online
Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data