Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Panglima TNI : Mau Perang Pakai Pisau Dapur?
Kamis, 12 Mei 2005 | 16:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, menyambut baik rencana Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono memprioritaskan pembelian Alat Utama Sistem Pertahanan (Alusista) guna memperkuat TNI AL dan TNI AU, jika tambahan anggaran terealisasi. "Ya harus (diproritaskan), kalau enggak kita mau perang pakai pisau dapur?" ujar Sutarto menjawab rencana Menhan itu.

Kepada wartawan sesaat sebelum mengikuti rapat kabinet, Kamis (12/5) di kantor Presiden Jakarta, Sutarto menyatakan, ada kepentingan TNI AL dan TNI AU menambah peralatannya, "Karena peralatan mereka sudah sangat tua, sementara TNI AD lebih banyak pada personilnya," ujarnya.

Sutarto berharap, Menhan memprioritaskan penambahan alat transportasi militer, misalnya pesawat Hercules. Transportasi militer merupakan kebutuhan pokok TNI, selain untuk keperluan militer, juga bisa digunakan untuk kepentingan operasional kemanusiaan seperti saat tsunami melanda Aceh.

Untuk kebutuhan TNI AD, misalnya, senjata serbu, menurut Sutarto bisa didapatkan dari dalam negeri yaitu yang diproduksi oleh PT Pindad. "Tapi kalau untuk TNI AU dan TNI AL perlu proses waktu,"ujarnya. Jika kebutuhan alat angkut atau transportasi terpenuhi, TNI bisa merencanakan menambah alusista untuk keperluan perang.

Penambahan alusista, menurut Sutarto, juga dapat memperkuat kekuatan TNI menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Sehingga tidak muncul kasus seperti Ambalat. "Pada dasarnya kita ingin agar kekuatan TNI minimal pulih kembali seperti sebelum krisis. Bahwa kita punya 12 pesawat F-16 semuanya bisa terbang, begitu juga 10 pesawat F-5 juga bisa terbang,"katanya.

Sunariah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ]. Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Panglima TNI: Ada Peningkatan Jumlah GAM
Polisi Militer AD Ikut Buru Pembunuh Bos Asaba
Iran Syaifudin Komandan Polisi Militer Jaya
BP Migas Kerjasama dengan TNI AL
Anggaran Tambahan Dephan untuk Beli Pesawat Pengintai
Tim Evaluasi Darurat Sipil Aceh Dibentuk
10 Penjaga Pembunuh Bos Asaba Ditahan
Meneg BUMN : Anggaran TNI Akan Dinaikkan
TNI AL Kejar Pembunuh Bos Asaba Hidup Atau Mati
Juru Bicara TNI AU: Tak Mungkin Mampu
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Pergantian Panglima TNI
Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

TNI
TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Laut
Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data