|
Polisi Periksa Mantan Pejabat BIN
Rabu, 11 Mei 2005 | 13:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi hari ini memeriksa mantan Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara Nurhadi Djazuli dalam kasus kematian Munir. Menurut Kepala Polri Jenderal Da'i Bachtiar, pemeriksaan untuk membandingkan temuan penyidik dan tim pencari fakta bentukan Presiden Yudhoyono.
Secara fisik, wartawan belum melihat kehadiran Nurhadi di Markas Besar Polri. Namun, ia dijadwalkan diperiksa pada pukul 10.00 WIB oleh tim penyidik sebagai saksi.
Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Suyitno Landung mengatakan, penyidik memanggil Nurhadi untuk mencari keterkaitan Pollycarpus Budihari Priyanto, tersangka dalam kasus yang sama, dengan Badan Intelijen Negara.
Suyitno menyatakan, polisi sebenarnya tidak memanggil Suyitno hari ini. Namun, menurut Suyitno, Duta Besar RI untuk delapan negara di Afrika itu bersedia hadir lebih cepat.
"Beliau datang karena kerelaannya sendiri, tapi secara resmi kami juga mengirimkan undangan," kata dia. Erwin Dariyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Kapolri, Jenderal Pol. Da'i Bachtiar (kanan) berbincang-bincang dengan anggota DPR, Astrid Susanto sebelum memulai Rapat Dengar Pendapat dengan Pansus RUU Anti Terorisme di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2003. Selain Kapolri rapat tersebut juga diikuti oleh perwakilan Jaksa Agung.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].](/hg/photostock/2004/12/28/s_AR03021910_high_thumb.jpg) |
![Kapolri, Jenderal Pol Da'i Bachtiar (kiri) didampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Makbul Padmanagara (kanan) pada rapat konsultasi dengan Komisi I DPR mengenai kasus kekerasan terhadap pers yang menimpa Majalah Tempo di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Selasa, 18 Maret 2003. Dalam sidang yang dilakukan pada masa reses DPR itu disepakati beberapa hal antara lain pemberantasan aksi premanisme terhadap pers dan masyarakat umum. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030327].](/hg/photostock/2004/12/23/s_AR03031809_high_thumb.jpg) |
| Da'i Bachtiar dan Astrid Susanto
|
|
| Da'i Bachtiar dan Makbul Padmanagara
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|