|
Nasional
Kwik: Pemecatan Tokoh Gerakan Pembaruan Pertajam Konflik PDIP
Rabu, 11 Mei 2005 | 11:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tokoh senior PDI Perjuangan Kwik Kian Gie menilai pemecatan terhadap 12 aktivis Gerakan Pembaruan yang dimotori Roy B.B Janis, justru akan memperuncing konflik internal di PDI Perjuangan.
"Oleh karena mereka tidak duduk diam dan mereka punya sumber dana, mempunyai kekuatan," kata Kwik kepada wartawan seusai menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden, Rabu (11/5).
Mereka, menurut Kwik, dipastikan akan menggugat soal pemecatan ini ke pengadilan dan proses itu akan terus menjadi pemberitaan di media massa. Selain itu, ia menduga, belum tentu semua fungsionaris PDI Perjuangan patuh terhadap keputusan partai itu, baik anggota di pusat, daerah, maupun cabang. "Yang kelihatannya patuh, itu didalam batinnya betul tentu patuh betul," ujarnya.
Dirinya sendiri tak mau lagi terlibat dengan PDIP, dan tak memiliki kontak komunikasi lagi dengan siapapun di partai tersebut. Ia merasa akan sia-sia jika segenap energi dan pikirannya hanya digunakan untuk mengurusi PDIP. "Otak saya, energi saya, waktu saya, berpikir saja tentang PDIP, sayang sekali," ujarnya. Dimas Adityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|