Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menteri Meutia Kecam Penjualan Perempuan
Rabu, 11 Mei 2005 | 05:46 WIB

TEMPO Interaktif, Putrajaya:Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta mengecam praktek penjualan wanita (womens trafficking) dan berharap agar menteri-menteri pemberdayaan perempuan negara KTT Non Blok serius menangani masalah itu. "Praktek ini harus ditangani dengan serius dan diberantas karena bukan masalah penjualan saja tetapi juga masalah-masalah lain seperti eksploitasi dan kekerasan terhadap perempuan,"kata Meutia usai pertemuan tingkat menteri-menteri negara KTT hari ini di Putrajaya, Malaysia.

Menurut Meutia, Indonesia sudah mengesahkan Undang-undang kekerasan dalam keluarga. Dalam undang-undang itu siapa saja yang tinggal satu atap berhak dilindungi oleh Undang-undang ini, sehingga apabila terjadi kekerasan terhadap salah satu anggota keluarga, mereka bisa melaporkannya kepada Rukun Tetangga (RT).

Beliau juga mendesak anggota KTT Non Blok agar selalu membuka yang selalu membahas masalah kesetaraan gender, agar peranan perempuan mendapat tempat di berbagai tingkat terutama politik.

Seperti dalam program Pembangunan Komunitas Afrika Selatan, Indonesia telah menetapkan kuota 30 persen wanitanya dalam badan perundangan, hal ini tentu berdasarkan undang-undang yang diluluskan pada 2003.

Meutia juga mengakui, negara Indonesia belum mencapai target itu, contoh hanya 11.9 persen kaum perempuan yang duduk dalam dewan tingkat nasional dan lima dari 55 perancang undang-undang di Wilayah Kalimantan Barat.

Tetapi untuk memastikan usaha pemberdayaan kaum perempuan, Indonesia dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan telah bekerjasama dengan LSM terkait untuk membantu mensukseskan usaha meningkatkan peranan perempuan dalam partai-partai politik, pemimpin partai, serta meningkatkan kualitas calon-calon perempuan di masa akan datang.

Taufik.H. Salengke

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana Jaipongan/ tari jaipong di Lokalisasi Kramat Tunggak, Jakarta [ TEMPO/ Rini PWI; 25c/239/88; 20010608 ]. Kompleks WTS Kramat Tunggak, Jakarta [ Dok TEMPO/ Teguh S Jamal; 25c/237/88; 20010608 ].
Lokalisasi Kramat Tunggak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Meutia Hatta Jenguk TKW Bermasalah di Malaysia
Polres Bondowoso Tangkap Tiga Pelaku Trafficking
DPR Hargai Kerja Komnas PA
Perempuan Masa Depan Ingin Perubahan Peran
Aktivis LSM Solo Gelar Hari Anti Perdagangan Anak
Komisi Perlindungan Anak Belum Terima Seluruh Dana
Aktifis Desak Perda Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Ibu-Ibu Bakar Warung Remang-Remang
13 Korban Trafiking Asal Sulawesi Utara Terkatung-Katung di Timika
Sidang Nirmala Bonat Digelar Kembali
> selengkapnya...


Website

Kementerian Pemberdayaan Perempuan
Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data