|
Jenguk Soeharto di RS Pertamina
Yudhoyono Mengaku Jalankan Tradisi Baik
Selasa, 10 Mei 2005 | 18:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menjalankan "tradisi baik" saat menjenguk mantan Presiden Soeharto di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Selasa (10/5) sore.
Presiden berjanji akan memberikan perlakuan yang sama kepada para mantan presiden dan wakil presiden yang sakit. "Ini merupakan tradisi baik untuk menghormati para mantan pemimpin negara ini," ujar Presiden.
Menjenguk orang sakit, kata Presiden, merupakan bentuk kewajiban kemanusiaan yang harus dijalankannya. "Untuk menghormati para pemimpin dan senior adalah sebuah tradisi yang perlu kita jaga kelestariannya," ujarnya.
Ketika ditanya apakah pemerintah akan tetap melanjutkan kasus korupsi yang diduga melibatkan Soeharto, Presiden hanya menjawab singkat, "Tidak tepat menanyakan hal seperti itu di saat seperti ini."
Tentang keterlibatan tim dokter kepresidenan membantu perawatan Soeharto, Yudhoyono menyatakan, adalah bentuk kewajiban pemerintah.
Kesehatan Soeharto yang masuk rumah sakit enam hari lalu dilaporkan mengalami banyak kemajuan. Namun, tim dokter tetap menyatakan kondisinya belum stabil. Infus masih terpasang pada tubuhnya. Hemoglobinnya pun belum normal.
Tim dokter menyatakan telah menghentikan transfusi darah untuk sementara. Rinaldi D Gultom
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto turun dari pesawat Hercules didampingi Subagyo HS ketika akan meninjau korban gempa bumi di Bandara Wai Oti, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), 1992. [TEMPO/ Zed Abidien; 14D/306/1992; 20021130].](/hg/photostock/2005/04/05/s_14D30602_high_thumb.jpg) |
![Presiden Soeharto memberi sambutan pada acara perayaan hari ulang tahun (HUT) Golkar ke-28, Jakarta, 1992. [TEMPO/ Donny Metri; 13D/443/1992; 20021224].](/hg/photostock/2005/03/28/s_13D44303_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto dan Subagyo HS
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|