Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

AS Siap Bantu Pengamanan Selat Malaka
Jum'at, 06 Mei 2005 | 13:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Amerika Serikat membuka kemungkinan untuk memberikan bantuan kepada Indonesia dan Singapura untuk melindungi dan mengamankan Selat Malaka. Hal ini dikemukakan oleh Admiral William J. Fallon, Panglima Komando Wilayah Pasifik AS, seusai menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantornya kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (6/5).

Menurut Fallon, dalam pertemuannya dengan Presiden Yudhoyono memang tidak secara spesifik dibicarakan mengenai hal itu. "Tapi saya membicarakannya secara khusus dengan Jenderal Sutarto (panglima TNI)," kata Fallon.

Amerika, kata dia, memandang Selat Malaka sebagai jalur laut yang sangat penting. Karena jalur ini dilalui oleh perdagangan internasional.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto yang mendampingi Fallon membenarkan bahwa AS siap memberikan bantuan untuk pengamanan Selat Malaka. Walaupun menurut Sutarto AS belum akan memberikan bantuan tersebut.

"Dia (Admiral Fallon) pasti akan membantu setiap saat kami memerlukannya, misalnya pelatihan dan peralatan. Dia mengatakan bahwa setiap saat anda memerlukan itu kami akan siap membantu," kata Sutarto.

Menurut Sutarto, Indonesia sudah mempunyai kesepakatan mengenai pengamanan Selat Malaka yang merupakan tanggug jawab dari negara-negara pantai yang memiliki kedaulatan wilayah tersebut. Saat ini telah terbentuk suatu patroli terkoordinasi antara Malaysia, Singapura, dan Indonesia, yang nantinya juga kan diperluas dengan masuknya Thailand. F.X. Dimas Adityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kanan) berbincang-bincang dengan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal TNI Endriartono Sutarto saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kanan) berbincang-bincang dengan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal TNI Endriartono Sutarto saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Endriartono Sutarto dan Ng Yat Chung
Endriartono Sutarto dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Panglima: Industri Strategis Pertahanan Harus Diproteksi
TNI AL Larang Security Agent di Selat Malaka
Militer Indonesia-Singapura Pererat Kerjasama
Panglima Tetap Izinkan TNI Aktif Dicalonkan
Mabes TNI Kirim Tim Khusus ke Perbatasan Timor Leste
Panglima Tidak Suka TNI Ikut Pilkada
TNI Akan Periksa Kesehatan Psikologis Prajuritnya
Panglima Minta Kepastian Hukum Soal Bisnis TNI
TNI Targetkan Dua Tahun Tertibkan Bisnisnya
Panglima TNI Persilahkan BPK Audit Operasi Militer
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Pergantian Panglima TNI
Profil Endriartono Sutarto

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data