|
Nasional
Rp 400 Miliar Untuk Fastel Daerah Terpencil
Selasa, 03 Mei 2005 | 18:08 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Tahun ini pemerintah akan menyediakan dana sebesar Rp 400 miliar untuk program Universal Sevice Obligation (USO). Program ini akan membangun infrastruktur telekomunikasi untuk seluruh daerah terpencil di Indonesia hingga seluruh daerah di Indonesia bisa mendapat layanan informasi dan komunikasi.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan hal itu dalam dialog jarak jauh dengan sekitar 1.000 peserta Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Indonesia di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (3/5).
Mengenai program USO ini lebih rinci di jelaskan Menteri Informasi dan Komunikasi (Infokom), Sofyan Djalil kepada wartawan di ITB. Program USO, jelas dia, akan dilaksanakan mulai pertengahan tahun ini untuk jangka waktu 10 tahun
Sumber dana berasal dari perusahan telekomunikasi yang ada di Indonesia. Perusahaan telekomunikasi itu, kata Sofyan, harus menyetorkan 0,75 persen dari
penghasilan kotornya kepada pemerintah. Tahun ini penghasilan kotor seluruh perusahaan telekomunikasi di Indonesia mencapai Rp. 50 triliun. "Dengan demikian, untuk program ini akan bisa terkumpul dana sebesar Rp 400 miliar," ujarnya.
Tahun ini, lanjut dia, diperkirakan 4.000 desa dari 40 ribu desa yang belum terjangkau telekomunikasi, bisa dibebaskan dari keterisolasian.Rinny Srihartini
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|