Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Nurhadi Tak Punya Alasan Menolak
Minggu, 01 Mei 2005 | 01:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Nurhadi Djazuli, mantan sekretaris utama Badan Intelejen Negara (BIN), dipastikan tidak lagi punya alasan untuk menolak memenuhi undangan dari Tim Pencari Fakta (TPF) Munir.

Dua lembaga, yaitu Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, dan BIN telah menyatakan komitmen untuk mendukung kerja TPF, termasuk meminta keterangan dari Nurhadi. "Dia (Nurhadi) tidak bisa menghindar lagi. kalau dia mengaku anggota BIN, ketuanya sudah komitmen dengan kami. Kalau dia mengaku sebagai Dubes, Presiden meminta dia untuk memenuhi undangan kami,"kata Juru Bicara TPF, Usman Hamid.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta mantan Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) Nurhadi Djazuli segera memenuhi panggilan Tim Pencari Fakta kasus pembunuhan aktifis hak asasi manusia, Munir. Permintaan itu disampaikan Presiden melalui Sekretaris Kabinet Sudi Sillahi menanggapi perkembangan pengusutan kasus itu.

Sementara itu, Protokol kerjasama antara BIN dengan TPF dipastikan akan ditandatangani senin (2/5) minggu depan. Dalam protokol tersebut memuat aturan teknis pemeriksaan anggota BIN oleh TPF. Protokol rencananya akan ditandatangani oleh ketua TPF Marsudhi Hanafi, dan Kepala BIN Syamsir Siregar.

Mengenai lokasi tempat pemeriksaan, menurut Usman tetap akan dilakukan di kantor Komisi Nasional Perempuan. "Yang penting bukan mengenai tempatnya, tetapi melalui institusi mana kami memanggil Nurhadi. Waktu itu, status dia adalah sebagai Dubes, sehingga kami panggil lewat Deplu,"kata Usman.

Menurut Usman, Meskipun Nurhadi bukanlah satu-satunya sumber informasi, namun tetap harus dimintai keterangan. TPF, menurut Usman, perlu meminta keterangan dari Nurhadi karena ada fakta dan data yang perlu dikonfirmasi. "Sekecil apapun informasi dari Nurhadi, sangat berarti bagi proses pengungkapan kasus ini (tewasnya Munir),"katanya.

Erwin Dariyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Lantik Badan Rekonstruksi Aceh
Jagorawi Macet Total
Anggaran untuk Ambalat Segera Dialokasikan.
Presiden Rapat Tertutup dengan DPR di Istana
Munir Mulai Sakit Sejak Tinggalkan Singapura
Da’i Minta Nurhadi Penuhi Undangan TPF Munir
BIN dan TPF Tandatangani Protokol Kerja Sama
TPF Munir Siapkan Prosedur Pemanggilan Nurhadi
Presiden: Indonesia Krisis Air
Operasi Pemberantasan Korupsi Akan Dimulai dari Istana
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 16 Thn. 2003 tentang Penanganan Bom Bali
Kepres RI No. 22 Thn.2003 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial
Badan Intelijen Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bupati Aceh Besar Mengundurkan Diri
Guru Tolak Aturan Pendanaan Pendidikan
Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data