|
Munir Mulai Sakit Sejak Tinggalkan Singapura
Jum'at, 29 April 2005 | 18:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Munir yang meninggal di atas pesawat pada 7 September 2004 lalu ada kemungkinan mulai merasakan gejala sakit perut sesaat sebelum pesawat yang dia tumpangi lepas landas dari Bandara Changi, Singapura.
Menurut Tia Dewi Ambari, pramugari Garuda yang bertugas dalam penerbangan Singapura-Amsterdam, saat itu sang aktivis meminta obat maag kepadanya.
Tia mengaku saat itu tidak memiliki obat yang diminta Munir. Ia menyatakan lalu bertanya kepada rekannya, Eni, apakah memiliki obat itu. "Namun, teman saya juga tidak punya," kata Tia di Jakarta, Jumat (29/4).
Keterangan itu juga disampaikan Tia kepada tim penyidik kasus pembunuhan Munir. Ia diperiksa sebagai saksi selama enam jam dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Tia mengaku bahwa sebelumnya tidak pernah mengenal ataupun mengetahui tentang Munir. "Saya tahu setelah dia dinyatakan meninggal. Itupun diberi tahu oleh seorang teman," kata dia. Erwin Dariyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|