Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

UNDP Libatkan Korban Tsunami Dalam Rekontruksi Aceh
Jum'at, 29 April 2005 | 15:27 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Badan dunia untuk program pembangunan UNDP merekrut para warga yang menjadi korban bencana tsunami dalam program rekonstruksi wilayah Aceh. Mereka antara lain direkrut sebagai tenaga kerja pembersihan dan proyek daur ulang sisa tsunami.

Imogen Wall, Staf Pers dan Informasi UNDPmengungkapkan, saat ini jumlah warga yang dipekerjakan mencapai 12.000 orang lebih dari 30 ribu pekerja yang ditargetkan untuk proyekpembersihan puing-puing tsunami, pembersihan sawah dan sungai.

Proyek daur ulang, kata Imogen, berlokasi di Kampung Jawa, Baiturrahman, Banda Aceh. Proyek ini telah memperkerjakan 250 orang yang bertugas mengumpulkan sampah-sampahh sisa tsunami yang bisa didaur ulang, seperti kayu, besi reruntuhan dan plastik. ”Sekitar 70 persen dari sampah yang tersisa masih dapat digunakan dalam rekontruksi,” kata dia dalam jumpa pers di Media Center Infokom, Banda Aceh (29/4).

Dalam waktu dekat, UNDP juga akan mengembangkan proyek ini di Meulaboh, Aceh Barat. Ia memastikan, semua pekerja yang direkrut adalah mereka yang menjadi korban tsunami, maupun yang kehilangan pekerjaannya. ”Bisa mendukung mereka bekerja kembali,” ujar Imogen.

Dalam pembangunan sekitar 9.000 unit rumah, UNDP bekerja sama dengan UN-Habitat, dengan alokasi dana sekitar US$ 36.1 juta. ”Sekitar US$ 10 juta didanai oleh UNDP.”

Menurut Imogen, dalam pembangunan rumah tersebut UN-Habitat akan bekerja sama dengan pemerintah lokal, dalam menyediakan pembayaran tunai untuk pembangunan maupun pemukiman baru. Penyedia fasilitas di tingkat lokal nantinya akan menangani konsultasi masyarakat, untuk menentukan siapa yang behak menerima bantuan.

”Kami menggunakan para fasilitator di kecamatan, 48 persen dari seluruh kecamatan di Aceh sudah kami cover,” sebut Imogen. Adi Warsidi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rekonstruksi Aceh Diharapkan Sudah Dimulai Juli
ICW : Ada Selisih Rp 10 Triliun
Banjir di Aceh Tenggara, 16 Tewas
Dana Bantuan Aceh Diatur Badan Pelaksana
Pemerintah Larang LSM Asing di Aceh Bekerja untuk Separatis
137 LSM Asing Terlibat Rekonstruksi Aceh
Korban Tsunami dapat Kaki Palsu
BPK Belum Audit Dana Bantuan Tanggap Darurat
Delegasi BPK se-Dunia Kunjungi Aceh
150 LSM Asing Ikut Rekonstruksi Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Pengungsi Palsu dan Konflik di Seputar Tenda
Sebulan Hanya Bengong dan Melamun
Kisah Sedih di Hari Minggu

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data