|
Nasional
PBB Surabaya Dukung Ka’ban Karena Lebih “Bergizi”
Jum'at, 29 April 2005 | 11:15 WIB
TEMPO Interaktif,
Surabaya:DPC PBB (Partai Bulan Bintang) Surabaya mendukung MS Ka’ban menjadi Ketua Umum PBB periode 2005-2010 menggantikan Yusril Ihza Mahendra dalam Muktamar PBB di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya Kamis (28/4) hingga Ahad (1/3) ini. Alasannya pragmatis, Ka’ban yang kini menteri kehutanan lebih memiliki “gizi” dibandingkan kandidat lainnya.
Ketua DPC PBB Surabaya Ahmad Yulianto mengatakan dukungannya ini sebagai pilihan realistis ketika ongkos politik begitu mahal. “Kita ini tidak usah munafik, omong kosong membesarkan partai jika tidak ada “gizi” atau uang. Politik kita sekarang makin high cost,” katanya kepada Tempo di arena muktamar.
Dia menilai, jika Ka’ban terpilih maka rangkap jabatannya di lembaga eksekutif tidak akan merugikan, tapi sebaliknya akan menguntungkan partai. Meski begitu, Yulianto mengelak anggapan jabatan sebagai tambang untuk mencari uang.
Sebab, selain memiliki “gizi”, Ka’ban juga dinilai memiliki pengalaman matang di partai. Ini terbukti dengan posisi Ka’ban yang sekarang menjadi Sekjen sehingga sangat memahami roh partai secara utuh.
Sebaliknya, Yulianto mengingatkan Hamdan Zoelva untuk bersabar menunggu giliran menjadi ketua umum partai. Sebab, bekas anggota DPR itu dinilainya masih muda sehingga kesempatan untuk memimpin partai yang gagal memenuhi electoral threshold pada pemilu 2004 ini masih terbuka lebar kelak. Hamdan kini berumur 43 tahun, sedang Ka’ban 47 tahun.
Jika Hamdan ngotot, kata Yulianto, justru akan menghasilkan buah kontraproduktif. Sebab, Hamdanbisa menjadi musuh bersama banyak kader partai dan terlempar dari DPP PBB. “Hamdan bersabar dululah. Masih ada kesempatan setelah Pak Ka’ban untuk memimpin partai ini,” ujarnya. Sunudyantoro
INDEKS BERITA LAINNYA :
|