Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Ancam Pelaku Illegal Logging
Rabu, 27 April 2005 | 15:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya saat membuka pameran kerajinan Indonesia atau Inacraft 2005 di Jakarta Convention Center, Rabu (27/4, berjanji akan terus meningkatkan pemberantasan terhadap Illegal Logging, penyelundupan-penyelundupan kayu dan penebangan liar.

Pemerintah, menurut Presiden Yudhoyono, telah membentuk satuan-satuan tugas atau Satgas pemberantasan Illegal Logging di sejumlah daerah. "Kami sudah membentuk Satgas untuk Papua, sudah membentuk Satgas untuk Kalimantan dan di tempat-tempat lain,"ujarnya.

Para pelaku Illegal Logging, menurut Presiden Yudhoyono, sangat tidak bertanggung jawab, mereka juga merusak lingkungan dan mengkorupsi hasil hutan untuk kepentingan pribadi mereka. "Saya minta bantuan dan dukungan dari saudara, kalau masih ada oknum-oknum penebang kayu liar atau Illegal Logging yang masih aman saja, berkeliaran kesana-kemari, laporkan kepada saya, laporkan kepada pemerintah,"katanya, dihadapan ribuan pengusaha kerajinan dalam dan luar negeri.

Keuntungan yang diperoleh para pelaku Illegal Logging, menurut Yudhoyono, mematikan usaha-usaha yang lain, seperti usaha mikro atau kecil dan menengah. "Termasuk para perajin kayu karena tidak dapat bahan baku yang cukup untuk bahan kerajinan itu,"ujarnya.

Dimas Adityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hakim Minta Jaksa Hadirkan Presiden
Cina Tetap Ngotot Akan Beli Kayu Ilegal Indonesia
Zimbabwe Tertarik Produk IPTN
Presiden Minta Karya Pemimpin Terdahulu Dipelihara
Indonesia dan Afrika Selatan Adakan Pertemuan Bilateral
Lima Persen Renewable Energy Pada 2020
Presiden: Islam Tidak Terkait dengan Terorisme
KTT Asia Afrika Terancam Gempa
Jusuf Kalla : Tidak Ada Berbicara Merdeka
Jefrey Sach Diundang Tanggulangi Kemiskinan
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Website

Illegal Logging Response Center


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data