Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Militer Indonesia-Singapura Pererat Kerjasama
Rabu, 27 April 2005 | 15:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Singapore Armed Forces (SAF) bersepakat untuk melanjutkan dan meningkatkan kerjasama militer antara kedua negara. Salah satu pokok bahasan yang menjadi isu pertemuan tersebut adalah pengamanan lalu lintas laut di Selat Malaka. Hal ini disampaikan sebagai kesepakatan bersama pertemuan tahunan Combained Annual Report Meeting TNI dan SAF di hotel Hilton Jakarta.


Acara yang berlangsung sejak Selasa (26/04) dan direncanakan selesai Kamis(28/04) diikuti oleh 40 orang delegasi, 22 orang diantaranya perwira-perwira tinggi TNI dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dan Singapura berjumlah 18 dipimpin oleh Letnan Jenderal Ng Yap Chung, Panglima Tentera Singapura. "Kami selama ini melakukan kegiatan bersama, tujuannya untuk bisa memahami satu sama lain dan bekerjsama untuk mendapatkn keuntungan dari masing-masing"kata Sutarto kepada wartawan.

Menurutnya, kerjasama militer kedua negara sudah cukup baik sehingga akan ditindaklanjuti agar hubungan bilateral kedua negara semakin hari semakin baik. Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Tono Suratman, kedua pihak bersepakat untuk melanjutkan kerjasama di bidang intelejen dan pertukaran intelejen, melakukan operasi bersama yang difokuskan pada bidang kelautan, kerjasama di bidang pendidikan dan latihan, dan kerjasama di bidang logistik untuk penanganan pemeliharaan.

Maraknya perompakan di Selat Malaka, menurut Panglima TNI, menjadi isu utama dalam pertemuan tersebut. Kedua pihak memiliki kesamaan pendapat dan bersepakat untuk menjaga keamanan laut yang lalu lintas lautnya terpadat di dunia tersebut. "Banyaknya perompakan masih terus kami tindak lanjuti karena pada prinsipnya kami punya satu kesamaan pendapat bahwa wilayah Selat Malaka itu harus aman dari semua kegiatan yang mengganggu keamanan terhadap kapal-kapal yang lalu lalang di sana,"kata Panglima Sutarto.

Selama ini, pengamanan Selat Malaka menjadi tanggungjawab tiga negara (Malaysia, Singapura dan Indonesia) yang terikat dalam patroli koordinasi Malsindo di nilai cukup efektif mencegah perompakan di laut. "Oleh karena itu kerjasama antara Indonesia-Singapura dan Malaysia harus betul-betul bisa dilakukan dengan efektif agar supaya kasus-kasus kejadian seperti kemarin tidak terulang kembali,"kata Jenderal Sutarto.

Menurut Atase Pertahanan Singapore, Kolonel Yee Cheok Hong, patroli bersama yang dilakukan antara negara yang berada di tepian Selat Malaka tersebut sangat efektif. "(patroli bersama) Sangat berhasil, dimana untuk tahun lalu tidak ada kejadian perompakan di bawah operasi bersama,"kata Yee.

Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Barisan pati ABRI pada perayaan ulang tahun Angkatan Bersenjata Republik Indonesia/ HUT ABRI di lapangan parkir timur Senayan, Jakarta, 5 Oktober 1996 [ TEMPO/ Riri; R1A/352/1996; 20010323]. Tempat tinggal (rumah) Achmad Kandang yang dibakar oleh prajurit TNI di Kampung Kandang, Lhokseumawe, Aceh, 1999. [ TEMPO /Setiyardi; 33D/261/1999; 20020729 ]
Rumah Achmad Kandang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim Investigasi Penembakan Perwira TNI Tiba di Kupang
Panglima Tetap Izinkan TNI Aktif Dicalonkan
Mabes TNI Kirim Tim Khusus ke Perbatasan Timor Leste
Panglima Tidak Suka TNI Ikut Pilkada
TNI Akan Periksa Kesehatan Psikologis Prajuritnya
Tono Suratman Kapuspen TNI Sementara
Indonesia Jajaki Kerjasama Industri Pertahanan Dengan RRC
Perwira Korban Tembak Jaga KAA Akhirnya tewas
Panglima TNI: Tak Ada Pengurangan Pasukan di Ambalat
Insiden di Perbatasan Indonesia-Timor Leste
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Pergantian Panglima TNI
Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
BADAN ANTIKORUPSI
Spesifikasi F-16
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
TNI
TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Laut
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data