|
Tim Investigasi Penembakan Perwira TNI Tiba di Kupang
Rabu, 27 April 2005 | 13:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Mabes TNI besok akan mulai menyelidiki insiden penembakan atas Letnan Satu (Art) Deddy Setyawan, komandan Pasukan Pengaman Perbatasan, oleh polisi Timor Leste. Tim beranggota enam perwira senior ini tiba di Kupang, hari ini, dan langsung menuju Atambua dengan jalan darat.
Komandan Polisi Militer Daerah Detasemen IX/I Kupang Letkol CPM Helvis mengatakan, tim akan meninjau lokasi penembakan. Selama beberapa hari, mereka akan menyelidiki kasus ini.
Tim juga akan mendengar penjelasan dari tim invetigasi dari Kodam IX Udayana, Korem 161 Wirasakti Kupang, Kodim 1605 Belu, dan Satgas Pasukan Pengamanan Perbatasan RI.
Sebelumnya, Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang Kolonel Amir Hamka Manan mengatakan, hasil investigasi sementara membuktikan bahwa penembakan Lettu Setyawan, Kamis (21/4) lalu, dilakukan anggota Polisi Nasional Timor Leste. Penembakan telah direncanakan secara matang oleh lima polisi Timor di perbatasan.
Hasil investigasi juga menunjukkan bahwa para pelaku bekerjasama dengan warga sipil penyelundup minyak. Korban tertembak dari jarak sekitar 20 meter, di dalam wilayah Indonesia. Sempat terjadi kontak senjata selama 10 menit dengan pasukan penjaga perbatasan.
"Peluru maupun senjata yang digunakan bukan senjata biasa, sebagimana layaknya yang digunakan anggota kepolisian. Sebab, korban mengalami luka tembus di bagian paha kiri," kata Amir Hamka.
Ada kemungkinan, kata dia, penembak membidik kepala korban. Namun, korban berlindung di balik bongkahan batu dan semak belukar. Jems de Fortuna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|