|
Nasional
Menhan : Tak Kawatir Amerika Serikat
Rabu, 27 April 2005 | 03:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono tidak mengkhawatirkan Amerika Serikat akan menekan ataupun mengembargo kembali Indonesia terkait rencana kerja sama di bidang pertahanan yang dilakukan Indonesia dengan Cina, Korea, dan negara-negara di Eropa Timur. "Kita membuka diri dengan siapa saja, tidak takut embargo, terserah mereka, kalau bisa memenuhi kriteria yang kita inginkan, bisa tetap kerja sama,"kata Juwono terkait rencana pemerintah Indonesia melakukan kerja sama pertahanan.
Sampai saat ini beberpa negara diantaranya, Cina, Korea Utara, Pakistan, Prancis, Montenegro, Rusia dan beberapa negara dari Eropa timur sudah mendekati Indonesia, melakukan penjajakan mengadakan kerjasama di bidang pertahanan. terutama alat-alat pertahanan(persenjataaan).
Namun, menurut Juwono dari semua negara, Indonesia menerapkan kerja sama jika ada kecocokan. Baik dari segi barang sesuai dengan keperluan pertahanan Indonesia, maupun dari segi mutu dan harga."Kalau cocok nanti kita bisa kerjasama,"ujarnya.
Juwono sendiri ingin mengembangkan sistem persenjataan yang secara integral dapat menyatukan ketiga spektrum dalam TNI, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Saat ini, Juwono bersama Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, serta Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja sedang mengkaji tawaran-tawaran kerja sama persenjataan, terutama dengan Cina. Sebelumnya Cina berjanji akan mengadakan kerja sama dengan empat industri pertahanan di Indonesia, diantaranya, PT PAL, PT Dirgantara, PT Dahana, dan PT Pindad. Namun kerja sama dengan Cina belum terealisasi karena Cina belum selesai mengkaji keempat industri itu. "Kerja sama industri itu harus mencakup keperluan ketiga spektrum TNI, termasuk untuk amunisi atau bahan peledak,"ujar Juwono.
Sunariah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|