Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Ketua MPR : Penanganan KPU Harus Transparan
Selasa, 26 April 2005 | 15:43 WIB

TEMPO Interaktif, Banten:Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid berharap penanganan dugaan kasus korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilakukan secara transparan. "Dalam sidang kasus dugaan korupsi di KPU itu harus dilakukan secara transparan dan adil. Ini perlu agar masyarakat tahu siapa yang bersalah dan siapa yang benar,"ujar Hidayat Nur Wahid kepada wartawan usai memimpin acara sosialisasi ketetapan-ketetapan MPR di aula kantor Gubernur Banten, Selasa, (26/4).

Hidayat juga berharap kasus Muliana W Kusuma, anggota KPU yang ditahan di Rutan Salemba oleh KPK yang dituduh telah menyogok anggota tim audit Badan Pemeriksa Keungan (BPK) tidak dipolitisir. "Saya malah berharap kalau Pak Mulyana memiliki bukti-bukti bahwa dia benar silahkan tunjukan ke pengadilan,"katanya.

Masyarakat tidak ikut-ikutan terjebak dalam proses penanganan dugaan kasus korupsi di KPU ini, Dampaknya, menurut Hidayat, bisa menghakimi pihak-pihak yang belum tentu bersalah. "Ya, kita ikuti sajalah proses hukum yang berlaku. Tetapi, harus dilakukan secara transparan,"katanya.

Mantan Presiden Partai Keadilan (Sejahtera)berharap masyarakat ikut mengontrol audit penyaluran dana bantuan kepada korban bencana Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam. Kalau ditemukan ada dana bantuan yang tidak sampai ke tangan para korban Tsunami harus di usut. "BPK, KPU dan lembaga-lembaga donor melalui lembaga PBB harus melakukan audit penyaluran dana itu, dan hasil audit itu harus di beberkan ke publik demi ketransparanan,"kata Hidayat Nur Wahid.

Faidil Akbar

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana Sidang Tahunan MPR dan Presiden Abdurrahman Wahid tampak di layar monitor di gedung DPR/MPR, Jakarta tahun 2000 [ TEMPO / Bernard Chaniago; 20000822 ] 
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010506-006 Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung dalam pendaftaran verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 17 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K20A/171/2003; 20030917]
Sidang Tahunan MPR 2000
Akbar Tandjung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KPU Siapkan Klarifikasi Hasil Audit BPK
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru
271 Warga Kabupaten Tangerang Terserang Kusta
Mulyana Diperiksa di Rutan Salemba
LSM dan Parpol Minta Ketua KPU Palembang Dinonaktifkan
Sutiyoso Berharap PT INKA Ambil Bagian dalam Proyek Monorel
Bawasda Menyangkal Terlibat Urusan Sewa Gedung KPU DKI
KPUD DKI Belum Serahkan Berkas Proyek ke Dewan
Mulyana Tuntut Khairiansyah Pekan Depan
Anggota KPU Minta BPK Gunakan Ukuran Normal
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Hidayat Nur Wahid
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Majelis Permusyawaratan Rakyat
Partai Demokrat
Partai Keadilan
Partai Golkar
Partai Kebangkitan Bangsa
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data