Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Perwira Korban Tembak Jaga KAA Akhirnya tewas
Senin, 25 April 2005 | 18:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perwira Letnan Satu Sri Igo Kencono (Igo), 31 tahun, yang ditembak rekan kerjanya Praka Bachtiar Chaniago dalam pengamanan Konferensi Asia Afrika (KAA) akhirnya menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU RSPAD sekitar jam 10.00 WIB setelah berjuang melawan pendarahan hebat selama 15 jam.

Kepala RSPAD sekaligus spesialis bedah Brigjen Mardjo Soebiandono kepada wartawan Senin (25/5) pagi menyatakan Igo datang ke RSPAD sekitar pukul 20.00 WIB dalam keadaan shock berat, pendarahan hebat atau polemik shock dan tekanan darah tidak terukur. Igo lantas di-resusitasi di UGD dan masuk kamar operasi jam 22.00-24.00 WIB. "Igo datang tekanan darah sudah tidak teraba,"ujarnya. Igo mengalami pendarahan hebat di bagian pangkal paha

Diperparah lagi disebabkan Igo mengalami shock terlalu lama akibat tidak langsung dibawa ke RSPAD. "Dia belok dulu ke RSAL yang terdekat baru ke RSPAD. Dua yang lain langsung dibawa ke RSPAD,"ujar Mardjo.

Luka bagian bawah, menurut Dokter Mardjo, memang tidak bisa diatasi. Meski sudah diberi 2-3 tampon besar yang dimasukkan ke dalam paha untuk menghentikan pendarahan serta mengembalikan fungsi vital Igo namun jiwa perwira itu tidak tertolong. "Berkali-kali kami masukkan darah, darah tetap mengucur ke bawah. Satu-satunya jalan dioperasi. Jadi bagai buah simalakama,"katanya.

Korban meninggalkan 1 orang anak korban Alifa Khansa Habibila (10 bulan). Istri korban, Risqi Wibawani masih shock dan belum bisa memberi keterangan pada wartawan. "Kami tidak ada firasat apa-apa,"ujar Ayah korban, Sungko Sri Mulyono. Teman korban I Wayan Kariana menyatakan selama hidupnya korban bekerja loyal, supel sering guyon dan senang olahraga lari.

Sedangkan pelaku penembakan, sampai saat ini belum ditahan, menurut petugas piket Pomdam Jaya Sumaryadhi, pelaku masih dirawat di RSPAD karena stres. "Sebenarnya kemarin mau langsung ditahan, tapi pelaku stres. Jadi dicek dan dirawat di RSPAD. selanjutnya menunggu hasil kesimpulan RS,"katanya.

Badriah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Barisan pati ABRI pada perayaan ulang tahun Angkatan Bersenjata Republik Indonesia/ HUT ABRI di lapangan parkir timur Senayan, Jakarta, 5 Oktober 1996 [ TEMPO/ Riri; R1A/352/1996; 20010323]. Tempat tinggal (rumah) Achmad Kandang yang dibakar oleh prajurit TNI di Kampung Kandang, Lhokseumawe, Aceh, 1999. [ TEMPO /Setiyardi; 33D/261/1999; 20020729 ]
Rumah Achmad Kandang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Panglima TNI: Tak Ada Pengurangan Pasukan di Ambalat
Kofi Annan: Hak Veto Hambat Reformasi PBB
Sekjen PBB Berharap Hubungan Jepang - Cina Membaik
Kofi Annan: Sekjen PBB Berikutnya Dari Asia
'Tembak Ditempat Pelaku Penyelundupan di Perbatasan'
Jawa Barat Siaga Satu Hadapi KAA
Cina dan Jepang Ketemu Hari Ini
Konperensi Asia Afrika Akan Digelar Setiap Empat Tahun
Singapura Perbaiki Kompetisi Bisnis
Zimbabwe Ingin Beli Pesawat Buatan Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
Jakarta Sambut KAA

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
TNI
TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Laut
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data