Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Ketua PPP Solo : Kepemimpinan Hamzah Haz Memuakkan
Senin, 25 April 2005 | 18:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sikap Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz dianggap tidak lagi mencerminkan pemimpin yang memberikan keteladanan bagi warga PPP. "Semakin lama malah kebijakannya memuakkan kader PPP yang ada di bawah,"kata Ketua PPP Solo Hasan Mulachela, Senin (25/4).

Karena itu Hasan berharap Surya Darma Ali dan kawan-kawan yang pernah dipecat Hamzah karena ikut silaturahmi nasional (silatnas), mempelopori Muktamar Luar Biasa (MLB). "MLB tidak perlu menunggu SK pemecatan yang kabarnya diberikan ke 400-an cabang peserta Silatnas, karena itu Surya Darma Ali dan kawan-kawannya
harus segera bertindak,"ujar Hasan.

Menurut Hasan, ada dua pilihan yang bisa dilakukan oleh Suryadarma Ali dan diyakininya cabang-cabang akan memberikan dukungan. Pilihan pertama adalah mengambil alih kepemimpinan DPP dan segera melaksanakan MLB. Hanya saja, untuk menuju ke forum MLB, memang sejumlah persyaratan harus dipenuhi termasuk permintaan tertulis dari cabang-cabang ke DPP. "Padahal DPP sendiri dikuasi orang-orang pro status quo, sehingga bisa saja surat
permintaan MLB dari cabang disembunyikan,"katanya.

Bila cara konstitusional partai untuk menggelar MLB mentok, Hasan mengusulkan agar Suryadarma Ali beserta lima PHP yang sempat dipecat karena ikut Silatnas itu menjadi masinis untuk mengusung gerbong cabang-cabang mendirikan partai baru. Dengan dipecatnya sebagian besar pengurus cabang tersebut berarti ada banyak cabang yang
siap untuk bermetaforsis menjadi partai baru. "Bisa saja menjadi PPP Pembaharuan atau PPP Perjuangan,"kata Hasan dengan nada tinggi.

MLB atau Muktamar yang dipercepat, menurut Ketua DPC PPP Sragen Rus Utaryono, "Kalau soal MLB atau muktamar dipercepat, itu sudah harga mati dari DPC Sragen,"katanya. Menurut Ketua Panitia Silatnas Usamah Hisyam, selaon enam orang yang pernah dipecat, DPP PPP
di bawah kepemimpinan Hamzah Haz telah mengeluarkan SK pemecatan terhadap sejumlah cabang dan wilayah. Diperkirakan, ratusan cabang yang ikut silatnas dikenai sanksi organisasi. Beberapa cabang menerima SK yang
dikirim melalui kantor pos dengan stempel pos 18 April. Namun, di Jawa Tengah, belum ada cabang atau wilayah yang menerima surat pemecatan tersebut.

Imron Rosyid

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kendaraan Partai Persatuan  pada pawai kendaraan peserta Pemilu , Jakarta 19 Mei 1999 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/449/99; 2000/08/08]. Protes  oleh HMI- MPO Bogor dengan Poster bertuliskan  dari pada bertikai, mendingan tangkap Tommy Suharto di Bunderan Hotel Indonesia , November 2000 [ Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/322/2000; 20001122 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Calon Lain Walikota Depok Muncul Lagi
Mudrick Sangidoe : Muktamar PPP Dipercepat Jalan Terus
Massa Demo Penyusupan Kader Golkar di PDIP
Dukungan Terhadap Badrul Kamal Rontok
Hamzah Haz Setuju Percepatan Muktamar
Hamzah Haz Setuju Selesaikan Perpecahan PPP
Hamzah Haz dan Yunus Yosfiah Digugat
Hari Ini, Dialog Kubu Hamzah Haz dan Suryadarma Ali
Kubu Suryadarma Ali Menunggu Respon Hamzah Haz
Ricuh dengan DPR Jaksa Agung Ditegur Presiden
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bupati Aceh Besar Mengundurkan Diri
Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data