Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TNI AL Membongkar Penyelundupan 15 Ribu Ton Gula
Senin, 25 April 2005 | 12:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI Angkatan Laut menangkap dan menahan anak buah kapal (ABK) berikut kapal berbendera Singapura yang diduga mengangkut puluhan ribu ton gula ilegal.

"Ini yang terbesar selama Angkatan Laut menangkap gula ilegal," kata Kepala Dinas Penerangan Armabar (Armada Maritim Barat) Letkol Laut Eddy Fernandy kepada Tempo (26/4).

Kapal Asian Fremier berbendera Singapura yang mengangkut 15,550 ton gula ditangkap oleh KRI Lemadang-806 dari unsur Gugus Tempur Laut (Guspurla) Armabar TNI AL di sekitar perairan Pulau Tambelan Natuna pada hari Sabtu (23/4).

"Saat diperiksa awak kapal itu tidak bisa menunjukkan siapa yang mengimpor dan mereka masuk tanpa izin," ungkap Eddy.

Menurut pengakuan awak kapal, mereka mengangkut gula tersebut dari Thailand dengan tujuan Surabaya. Kapal ditahan di Lantamal Pelabuhan Tanjung Priok.

23 ABK ikut dalam pelayaran Asian Premier, tujuh orang di antaranya berkewarganegaraan Indonesia dan lainnya warga negara Thailand. "ABK kami tahan, barang disita (masih di atas kapal) dan kalau terbukti melanggar penyelundup bisa diancam hukuman lima tahun kurungan," kata Eddy.

Eddy mengungkapkan, TNI AL memperoleh informasi penyelundupan dari beberapa sumber. "Kapal kami sedang patroli, bersamaan situasi yang sangat mendukung karena informasi yang kami olah dari berbagai sumber," ungkapnya.

Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Defile TNI AL pada perayaan hari ulang tahun (HUT) ABRI ke-48 di Kemayoran, Jakarta, 1993. [ TEMPO/ Rini PWI; 19D/113/1993; 20020417 ]. Kapal Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) berlabuh di pangkalan ALRI Teluk Ratai, Lampung. [TEMPO/ Hidayat SG; 07D/241/1991; 20040721].
Kapal ALRI
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

RI-Malaysia Setuju Tempatkan Kekuatan Berimbang di Ambalat
Malaysia-RI Setuju Kurangi Kapal Perangnya di Ambalat
Vonis untuk Waris Halid Ditunda
AL RI-Malaysia Sepakat Kasus Ambalat Selesai
KSAL Bertemu Panglima Laut Malaysia di Batam
Pimpinan Angkatan Laut Indonesia dan Malaysia Akan Bertemu
DPR : Panglima TNI Harus dari Angkatan Laut
TNI AL Akan Bangun Pangkalan Besar di Tarakan
Dephan Jajaki Pembelian Kapal Selam Jerman
Pakar Militer : TNI Enggan Mengikuti Perubahan Zaman
> selengkapnya...


Referensi

Kekuatan TNI AL
Jalur Penyelundupan TKI dan Barang Ilegal
Tata Niaga Gula Impor
Kepres RI No. 63 Thn.2003 Tentang Dewan Gula Indonesia
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Website

Departemen Pertanian
Kepolisian Negara Republik Indonesia
TNI Angkatan Laut
Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2
Hanya Enam Parpol di Malang yang Penuhi Kuota Perempuan
Tiket Kereta Bojonegoro-Jakarta Ludes Terjual

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data